TOBELO — Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, didampingi Bupati Halmahera Utara serta Sekretaris Provinsi Maluku Utara, meninjau langsung sejumlah desa yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Halmahera Utara.
Kunjungan kerja yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (16–17 Januari 2026), ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Daerah Halmahera Utara dalam mempercepat penanganan pascabanjir dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat tertangani dengan baik.
Pada hari pertama, Jumat (16/1/2026), Wakil Gubernur meninjau bantaran Sungai di Desa Somaetek dan Desa Parseba yang mengalami pelebaran akibat banjir besar pada 7 Januari 2026 lalu. Dalam peninjauan tersebut, Wagub berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait, di antaranya Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Pemprov Malut, Dinas PUPR, BPBD Provinsi Maluku Utara, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, serta OPD terkait baik di tingkat provinsi maupun Pemda Halmahera Utara.
Selain meninjau kondisi lapangan, Wagub juga mendengarkan langsung keluhan warga terdampak. Masyarakat mengeluhkan keterbatasan ketersediaan air bersih serta meminta pemerintah agar lebih memperhatikan dampak aktivitas perusahaan yang beroperasi di sekitar daerah aliran sungai. Warga juga berharap adanya pembangunan talud di sepanjang aliran sungai guna mencegah banjir susulan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan akan memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat. Ia memastikan rumah warga yang rusak akan dibangun kembali, serta kebutuhan pangan bagi korban banjir terus diperhatikan.
Dalam kesempatan itu, Wagub turut mengapresiasi peran masyarakat, tokoh adat, kepala desa, camat, serta seluruh unsur yang telah bekerja sama dengan baik sehingga penanganan pascabanjir dapat berjalan relatif lancar.
Wagub juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan di sungai.
“Mari bapak ibu kita jaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, agar sungai tetap bersih. Semua ini kita lakukan demi masa depan kita bersama,” imbaunya.
Pada kunjungan tersebut, Wagub menyerahkan bantuan secara simbolis berupa perlengkapan kesehatan bayi dan dewasa, antara lain sabun mandi, kapas, handuk, pakaian, sikat gigi, pasta gigi, selimut bayi, popok, pembalut, dan kebutuhan lainnya.
Usai melaksanakan salat Jumat di Tobelo, Wagub bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke Jembatan Kaliaru yang menghubungkan Desa Bobisingo dan Desa Dodowo, Kecamatan Galela Utara, yang terputus akibat banjir. Pemerintah melalui instansi terkait saat ini tengah mengupayakan pembangunan jalan alternatif agar dapat diakses warga, termasuk untuk kelancaran distribusi bantuan.
Pada hari kedua kunjungan kerja, Sabtu (17/1/2026), Wagub dijadwalkan menghadiri peringatan Isra Mi’raj di Desa Luari, kemudian melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Loloda untuk meninjau kondisi sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.






