Pengawasan Hewan Kurban di Tidore Diperketat, Pastikan Bebas Penyakit Jelang Idul Adha

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Pertanian memperketat pengawasan terhadap hewan kurban yang masuk ke wilayahnya menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Tidore, Khatab Adjam, mengatakan pengawasan dilakukan dengan skema yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan menempatkan pos pemeriksaan di sejumlah pintu masuk utama.

“Pengawasan sapi kurban dilakukan di titik-titik masuk seperti Pelabuhan Ferry Dowora dan Pelabuhan Ferry Rum untuk mencatat serta memeriksa setiap hewan yang masuk dari luar Tidore,” ujar Khatab, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga :  Bonus Taekwondo Wali Kota Cup I 2025 Dipersoalkan, Pemkot Tidore Tegaskan Somasi Salah Alamat

Selain di pintu masuk, pengawasan juga diperluas hingga ke tingkat kelurahan dan desa. Langkah ini bertujuan memastikan hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat.

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan (ante mortem), dengan memeriksa kondisi fisik hewan tanpa melalui uji laboratorium. Petugas akan mengidentifikasi tanda-tanda penyakit, seperti luka atau indikasi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Hadiri Isra Mi’raj di Mareku, Pengurus Ranting Alkhairaat Resmi Dikukuhkan

“Jika ditemukan hewan dengan gejala tidak layak, petugas akan segera mengambil tindakan sesuai prosedur,” katanya.

Khatab menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan adanya hewan kurban yang terindikasi penyakit, termasuk PMK, di wilayah Maluku Utara.

“Alhamdulillah, sampai tahun lalu tidak ditemukan hewan kurban yang sakit atau cacat. Untuk PMK, hingga kini juga belum ditemukan kasus di Maluku Utara, sehingga Kota Tidore masih aman,” ujarnya.(*)

Berita Terkait

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah
Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air
“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026
Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban
KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa
Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:29 WIB

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:18 WIB

Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:35 WIB

“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:49 WIB

Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas

Berita Terbaru