PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KNPI Tidore Timur, Rustam Hamisi.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KNPI Tidore Timur, Rustam Hamisi.

TIDORE – Banyak Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan, dilaporkan tidak berfungsi. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan berdampak langsung pada aktivitas warga, khususnya pengguna jalan di malam hari.

Keluhan tersebut disampaikan warga Tidore Timur, Rustam Hamisi. Ia menilai penerangan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui dinas terkait.

“Penerangan jalan itu kebutuhan dasar, bukan sekadar hiasan kota. Kalau pemerintah memang tidak peduli atau tidak sanggup mengurus PJU, lebih baik tiang-tiang besinya dijual saja ke besi tua. Setidaknya masih ada manfaatnya,” tegas Rustam.

Rustam yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KNPI Tidore Timur menambahkan, lampu jalan yang tidak menyala berpotensi membahayakan keselamatan warga. Menurutnya, fungsi utama PJU adalah memberikan penerangan di malam hari untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara.

Baca Juga :  Irfan Soekoenay: Pemekaran Kota Sofifi Harus Lewat Jalur Formal dan Konstitusional

“Lampu jalan membantu pengguna mobil, motor, sepeda, maupun pejalan kaki melihat kondisi jalan, marka, dan objek di sekitar. Ini penting untuk mencegah kecelakaan dan mengurangi potensi kriminalitas,” jelasnya.

Ia menilai, membiarkan PJU mati selama bertahun-tahun merupakan bentuk kelalaian terbuka terhadap keselamatan dan rasa aman masyarakat. Jalanan gelap setiap malam, sementara tiang lampu berdiri tanpa fungsi, menjadi simbol gagalnya pelayanan publik.

Rustam juga membandingkan dengan Kota Ternate yang saat ini mulai melakukan perbaikan PJU. Menurutnya, persoalan lampu jalan bukan soal kemampuan teknis, melainkan soal kemauan pemerintah.

Baca Juga :  Jauh dari Kota, Dekat dengan Indonesia: Tiga Pemuda Tobelo Dalam Kibarkan Merah Putih di Pedalaman Halmahera

“Kita lihat di Ternate sudah mulai diperbaiki. Artinya ini bukan soal sulit atau tidak bisa, tapi soal ada niat atau tidak. Kalau ada kemauan, lampu pasti menyala,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tidore Kepulauan segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki seluruh PJU yang rusak demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Kalau lampu jalan menyala semua, kota jadi lebih indah dan pengguna jalan merasa aman. Jangan tunggu ada korban dulu baru sibuk. Urus lampu jalan saja tidak tuntas, bagaimana rakyat bisa percaya pada komitmen pelayanan pemerintah,” tutup Rustam. (*)

Berita Terkait

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi
Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore
Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan
Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat
Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:59 WIB

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi

Kamis, 10 September 2026 - 12:01 WIB

Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore

Rabu, 9 September 2026 - 18:25 WIB

Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator

Rabu, 9 September 2026 - 18:22 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat

Selasa, 1 September 2026 - 20:00 WIB

Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut

Berita Terbaru