Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah terus mengintensifkan bantuan dengan berbagai mode transportasi.

Pemerintah terus mengintensifkan bantuan dengan berbagai mode transportasi.

HALBAR — Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara terus mengintensifkan penanganan bencana banjir dan tanah longsor. Pada Rabu, 14 Januari 2026, sejumlah kegiatan penting kembali dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi masyarakat terdampak.

Bupati Halmahera Barat bersama BPBD dan Camat Ibu menerima penyerahan bantuan bagi korban bencana di Pos Komando Satuan Tanggap Darurat Bencana Halmahera Barat. Bantuan yang diterima berupa wadah penampungan air, kuali, popok bayi, air mineral, beras, serta mie instan.

“Bantuan ini berasal dari berbagai instansi dan elemen masyarakat, mulai dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Halmahera Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Halbar, Dinas Kesehatan Halbar, RSUD Halbar, Ikatan Dokter Indonesia, Telkomsel, hingga Ikatan Suporter Malut United,” ujar Iksan R.A. Arsyad selaku Tim Komunikasi Publik Pemprov Maluku Utara pada Penanganan Bencana Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara.

Selain bantuan logistik, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Universitas Khairun bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Ternate, IDI Halmahera Barat, serta para dokter di Maluku Utara turut memberikan layanan kesehatan bagi korban bencana.

Baca Juga :  Ongkang-Ongkang Kaki, Ibu DWP BPKAD Malut Diduga Panen 1 Miliar Lebih 

Saat menerima bantuan tersebut, Bupati Halmahera Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Universitas Khairun serta IDI. Ia berharap layanan kesehatan ini dapat membantu masyarakat terdampak, khususnya kelompok rentan. Bupati juga menegaskan bahwa anak-anak sekolah yang terdampak bencana tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar meskipun tanpa mengenakan seragam sekolah, sementara kebutuhan alat tulis akan dipenuhi melalui bantuan.

“Untuk layanan kesehatan, pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan Jailolo, RSUD Jailolo, dan Universitas Khairun telah berkoordinasi membangun posko layanan kesehatan di Desa Tongute Ternate Asal,” jelas Iksan.

Sementara itu, dapur umum di posko induk terus beroperasi. Gabungan personel dari Basarnas, PMI, Tagana, serta masyarakat sekitar menyiapkan makanan yang didistribusikan kepada warga terdampak di Desa Tongute Ternate, Tongute Ternate Asal, dan Desa Gamlamo.

Untuk wilayah Kecamatan Loloda, khususnya Desa Totala Jaya yang terdampak cukup parah, bantuan logistik dan peralatan masak untuk dapur umum disalurkan melalui jalur laut. Distribusi dilakukan oleh BPBD Halmahera Barat bersama TNI AD, sekaligus membuka dapur umum oleh TNI AD di Desa Kedi, Kecamatan Loloda.

Baca Juga :  Pemkab Pulau Morotai Dinilai Ingkar Janji, Hak ASN dan Gaji P3K Belum Dibayarkan

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga menyerahkan bantuan berupa alat-alat pembersih kepada tiga kepala desa, yakni Desa Tongute Ternate, Tongute Ternate Asal, dan Desa Gamlamo. Bantuan layak pakai serta logistik juga didistribusikan melalui posko-posko di desa terdampak, dengan penyaluran dilakukan oleh BPBD dan Satpol PP di lima desa terdampak di Kabupaten Halmahera Barat.

“Pemerintah bersama TNI AD, Damkar, dan relawan dari berbagai komunitas serta masyarakat setempat juga terus melakukan pembersihan lumpur di rumah-rumah warga. Kegiatan ini dilakukan sejak pagi hingga sore hari,” ungkap Iksan.

Ia menambahkan, dapur umum masih terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan makanan masyarakat terdampak di Desa Gamlamo, Tongute Ternate Asal, dan Desa Tongute Ternate. “Kami berharap seluruh bantuan dan upaya penanganan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan pascabencana,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Ratusan PPPK Dikbud Malut Belum Terima Gaji Dua Bulan, Kinerja Bendahara Dipertanyakan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru