TIDORE -DPRD Kota Tidore Kepulauan dijadwalkan menggelar reses pada 20 April 2026 dengan fokus menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi para wakil rakyat untuk turun langsung ke masyarakat guna mendengar kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga.
Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ade Kama, mengatakan pelaksanaan reses kali ini dikembalikan ke dapil masing-masing anggota agar lebih efektif dan tepat sasaran.
“Reses kali ini sudah dikembalikan ke dapil masing-masing,” ujar Ade Kama, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan reses tahun ini mengalami penyesuaian seiring keterbatasan anggaran. Dari total tiga hari masa reses, hanya satu hari dialokasikan untuk pertemuan resmi dengan masyarakat, sementara dua hari lainnya dimanfaatkan untuk turun langsung ke lapangan.
“Reses sebenarnya berlangsung tiga hari. Namun karena keterbatasan anggaran, satu hari untuk pertemuan dengan masyarakat, sedangkan dua hari lainnya digunakan untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” katanya.
Dengan skema tersebut, DPRD berharap penyerapan aspirasi tetap berjalan optimal. Melalui kegiatan turun lapangan atau blusukan, anggota dewan diharapkan dapat menjangkau persoalan riil yang kerap tidak terungkap dalam forum resmi.
Hasil reses ini nantinya akan menjadi bahan penting dalam penyusunan serta pengawalan program pembangunan daerah, mulai dari sektor infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.(*)







