Rumah Warga di Waitulia Terbakar, Pemdes Desak Bantuan dari BPBD

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Api hanguskan rumah Warga di Desa Waitulia

Api hanguskan rumah Warga di Desa Waitulia

MARASAI.iD – Kebakaran hebat melanda satu unit rumah di Desa Waitulia, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, pada Jumat malam (16/5/2025) sekitar pukul 22.30 WIT. Rumah milik Alimudin Kamaru yang dihuni pasangan suami istri Wiwit Ardi (42) dan Salbia Sangaji (48) ludes dilalap si jago merah.

Kepala Desa Waitulia, Ridwan Buamona, mengonfirmasi insiden tersebut kepada marasai.id pada Sabtu (17/5/2025). Ia menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

Baca Juga :  Dialog Publik Bahas Polemik Nelayan Morotai: Soroti Pengawasan dan Perlindungan Hak

“Semalam tepat pukul 22.30 WIT, terjadi kebakaran rumah warga. Dugaan sementara karena korsleting listrik. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Meski tak ada korban jiwa, kerugian material cukup besar. Ridwan mengatakan, pihak Pemerintah Desa telah menyalurkan bantuan awal sebagai bentuk tanggap darurat, meski dalam jumlah terbatas. Ia berharap, Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula segera memberikan perhatian dan bantuan lebih lanjut.

Baca Juga :  Hujan Deras Putuskan Jembatan Wai Bega, Empat Kecamatan Kehilangan Akses

“Kami sudah bantu sebisa mungkin dari Pemdes. Tapi kami sangat mengharapkan atensi dari BPBD karena ini musibah besar bagi warga kami,” kata Ridwan.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris BPBD Kepulauan Sula, Dewi Gay, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

“Iya, kami sudah terima informasinya. Hari ini kami akan turun langsung ke lokasi di Desa Waitulia. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” singkat Dewi.

Berita Terkait

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Berita Terbaru