Dapodik Jadi Sorotan, Kadisdik Sula Ultimatum Guru dan Operator

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Sula, Marini Nur Ali.

Kadisdik Sula, Marini Nur Ali.

MARASAI.iD – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula, Marini Nur Ali, mengeluarkan ultimatum tegas kepada para guru penerima tunjangan sertifikasi dan operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) jenjang SD dan SMP se-Kepulauan Sula.

Marini menekankan pentingnya transparansi dan ketertiban dalam pengelolaan jam mengajar serta validitas data pendidikan. Ia tak ingin ada guru yang menyalahgunakan tunjangan sertifikasi maupun operator Dapodik yang memasukkan data fiktif atau tidak sesuai ketentuan.

“Bagi guru yang menerima tunjangan sertifikasi namun tidak memiliki jam mengajar yang cukup, atau jika ada operator Dapodik yang melakukan manipulasi data, akan kami tindak tegas dan berikan sanksi,” tegas Marini saat diwawancarai marasai.id usai membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Advokasi Dapodik jenjang SD dan SMP, yang digelar di Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Sabtu (19/4/2025).

Baca Juga :  Sekda Malut Peringatkan Eselon III: Jangan Asal Setujui Staf Bertugas di Ternate

Sebagai informasi, tunjangan sertifikasi merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada guru yang telah memiliki Sertifikat Pendidik. Tunjangan ini diberikan setiap triwulan dan disesuaikan dengan besaran gaji pokok masing-masing guru. Sementara itu, operator Dapodik berperan penting dalam pengumpulan, pengolahan, dan verifikasi data pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

Baca Juga :  Gunung Ibu Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1.000 Meter

Di akhir penyampaiannya, Marini berharap para guru dan operator Dapodik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, data Dapodik adalah dasar dari segala kebijakan dan program pendidikan, termasuk pemberian tunjangan dan pengadaan sarana-prasarana.

“Saya berharap guru dan operator lebih tertib. Karena Dapodik adalah satu-satunya sumber data bagi Dinas Pendidikan. Segala bentuk usulan terkait tunjangan maupun peningkatan mutu pendidikan harus melalui Dapodik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak
Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:53 WIB

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 15:50 WIB

Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

Berita Terbaru