Pengurus Badan Syarah Mundur, Warga Desa Garojou Resah Pelayanan Keagamaan Terganggu

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Pengurus Badan Syarah Desa Garojou mengundurkan diri

ilustrasi Pengurus Badan Syarah Desa Garojou mengundurkan diri

TIDORE – Warga Desa Garojou, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, mengeluhkan terganggunya pelayanan keagamaan di desa mereka setelah seluruh pengurus Badan Syarah mengundurkan diri.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, mengingat Badan Syarah memiliki peran penting dalam mengurus berbagai kegiatan keagamaan, seperti pelayanan ibadah, kegiatan keagamaan, hingga urusan sosial berbasis keagamaan di tingkat desa.

Salah satu warga mengungkapkan, sejak pengurus Badan Syarah mundur, sejumlah aktivitas keagamaan tidak lagi berjalan optimal.

“Sekarang pelayanan keagamaan sudah tidak seperti biasanya. Kami masyarakat merasa kesulitan karena tidak ada lagi yang mengurus secara aktif,” ujarnya.

Baca Juga :  Seleksi Paskibraka 2026 Kepulauan Sula Resmi Dimulai, 142 Peserta Ikuti Tahapan Ujian

Informasi yang dihimpun, pengunduran diri pengurus Badan Syarah dipicu oleh kebijakan pemotongan insentif yang dinilai tidak adil. Insentif yang sebelumnya sebesar Rp1.050.000, kini dipangkas menjadi Rp750.000.

Para pengurus merasa kebijakan tersebut tidak melalui komunikasi yang baik dan dianggap merugikan, sehingga mereka memilih untuk mengundurkan diri secara kolektif.

“Kami merasa dizalimi dengan pemotongan ini. Tidak ada kejelasan, tiba-tiba dipotong cukup besar. Ini yang membuat kami memutuskan mundur,” ungkap salah satu mantan pengurus.

Baca Juga :  Korupsi Dana Desa Leko Kadai Masuk Tahap P21, Mantan Kades dan Kaur Keuangan Resmi Jadi Tersangka

Warga berharap Pemerintah Kota Tidore Kepulauan segera mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut, agar pelayanan keagamaan di Desa Garojou dapat kembali berjalan normal.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya dialog terbuka antara pemerintah dan para pengurus agar ditemukan solusi yang adil dan tidak merugikan pihak manapun.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebijakan pemotongan insentif maupun langkah penanganan atas mundurnya pengurus Badan Syarah di Desa Garojou.

Berita Terkait

MDP Kepulauan Sula Pindah Kantor ke Desa Fogi, Perkuat Layanan Kredit Pensiun
Bidan RSUD Sanana Berhasil Bantu Persalinan Darurat di Atas Kapal, Bayi Lahir Selamat
Pemkab Kepulauan Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS 2027, Proyeksi APBD Capai Rp600,64 Miliar
Pemkab Kepulauan Sula Percepat Transformasi Digital, Diskominfo Gandeng Telkom Sosialisasikan SPBE
Wabup Kepulauan Sula Tinjau Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bajo, Percepat Program Prioritas Nasional
DPMD Kepulauan Sula Bantah Isu Pungli Rp3–5 Juta: “Itu Hoaks, Tak Pernah Ada Patokan Uang”
Tragis! Warga Kepulauan Sula Tewas Diterkam Ular Piton Saat Pulang ke Desa
Seminar Budaya Ungkap Makna Ritual Adat Dol Meja, Warisan Kearifan Lokal Masyarakat Sula
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:28 WIB

MDP Kepulauan Sula Pindah Kantor ke Desa Fogi, Perkuat Layanan Kredit Pensiun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Bidan RSUD Sanana Berhasil Bantu Persalinan Darurat di Atas Kapal, Bayi Lahir Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Kepulauan Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS 2027, Proyeksi APBD Capai Rp600,64 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:31 WIB

Pemkab Kepulauan Sula Percepat Transformasi Digital, Diskominfo Gandeng Telkom Sosialisasikan SPBE

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:20 WIB

Wabup Kepulauan Sula Tinjau Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bajo, Percepat Program Prioritas Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:00 WIB

DPMD Kepulauan Sula Bantah Isu Pungli Rp3–5 Juta: “Itu Hoaks, Tak Pernah Ada Patokan Uang”

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tragis! Warga Kepulauan Sula Tewas Diterkam Ular Piton Saat Pulang ke Desa

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:50 WIB

Seminar Budaya Ungkap Makna Ritual Adat Dol Meja, Warisan Kearifan Lokal Masyarakat Sula

Berita Terbaru