Wali Kota Tidore Komitmen Pangkas Tunjangan, GP Ansor dan Fatayat NU Apresiasi

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Sinen.

Muhammad Sinen.

TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyatakan komitmennya untuk melakukan pengurangan tunjangan, baik di DPRD maupun di lingkup Pemerintah Kota Tidore.

Langkah ini menyusul masukan dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Fatayat NU Kota Tidore melalui dialog humanis terkait semangat efisiensi yang dicanangkan pemerintah pusat.

Menurutnya, efisiensi tunjangan ini penting agar pengelolaan keuangan daerah lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Karena kami sudah diminta oleh GP Ansor dan Fatayat NU untuk segera melakukan pertemuan dengan DPRD, maka dalam waktu dekat kami akan mengundang keterwakilan DPRD untuk membicarakan tuntutan mereka, terutama soal pengurangan tunjangan di DPRD,” kata Wali Kota saat ditemui di kantornya baru-baru ini.

Baca Juga :  Oknum Polisi Aniaya Warga Guraping Hingga Babak Belur, Keluarga Tuntut Keadilan

Muhammad Sinen juga menegaskan keterbukaan kepada DPRD untuk menilai besaran tunjangan pejabat di lingkup Pemkot Tidore, termasuk dirinya dan wakil wali kota.

“DPRD juga harus menilai tunjangan pemerintah kota yang mungkin dianggap tidak wajar, sehingga dampak dari efisiensi ini benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, ukuran kepuasan bukan ditentukan dari besar kecilnya tunjangan, melainkan ketulusan pejabat dalam membangun daerah.

“Soal tunjangan ini tidak boleh ikut kemauan kita, tapi harus disesuaikan dengan kemampuan daerah. Jadi kita harus mulai efisiensi dari diri sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Idham Sabtu Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Kota Tidore

Sikap Wali Kota ini mendapat apresiasi dari GP Ansor dan Fatayat NU Kota Tidore. Ketua GP Ansor, Jafar Noh Idrus, menilai langkah tersebut patut diteladani.

“Ini sikap luar biasa dari seorang pemimpin yang tidak hanya berpikir untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang banyak. Kami berharap DPRD sebagai wakil rakyat bisa mencontoh semangat ini demi kemajuan Kota Tidore dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jafar yang akrab disapa Noke.

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru