Hujan Deras Putuskan Jembatan Wai Bega, Empat Kecamatan Kehilangan Akses

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Wai Bega terputus diterpa banjir.

Jembatan Wai Bega terputus diterpa banjir.

SANANA – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kepulauan Sula sejak pukul 04.00 hingga 10.00 WIT, Selasa (7/10/2025), menyebabkan jembatan Wai Bega di Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah, putus total.

Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan empat kecamatan menuju pusat kota Sanana.

Salah satu warga Desa Bega, Muja Umalekhay (37), mengungkapkan bahwa jembatan ambruk sekitar pukul 08.30 WIT.

Baca Juga :  Irfan Soekoenay: Pemekaran Kota Sofifi Harus Lewat Jalur Formal dan Konstitusional

“Tidak ada korban jiwa, tapi kerusakan material cukup parah. Talud di sekitar jembatan rusak dan air sempat naik hampir menyentuh fondasi masjid,” ujarnya.

Muja menegaskan, jembatan Wai Bega merupakan jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Sulabesi Barat, Sulabesi Selatan, Sulabesi Timur, dan Sulabesi Tengah. Ia berharap pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) segera turun tangan untuk meninjau dan memperbaiki kerusakan tersebut.

Baca Juga :  Indomaret di Loleo Oba Tengah Disegel, Pemkot Tidore Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Pelanggaran Izin

“Ini jalan nasional, jadi kami minta pihak Balai segera mencari solusi dan melakukan perbaikan secepatnya,” pintanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun BPJN terkait penanganan darurat di lokasi kejadian.

Berita Terkait

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Berita Terbaru