SOFIFI – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Kamis (28/8/2025) pagi.
Namun hasilnya cukup mengejutkan, sebab banyak kantor yang tampak kosong meski jam kerja sudah berlangsung sejak pukul 07.30 WIT. Saat sidak berlangsung pukul 09.00 WIT, mayoritas pegawai belum berada di tempat.
Tiga kantor yang menjadi sasaran sidak yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dari hasil pantauan langsung, tingkat kehadiran pegawai di tiga OPD tersebut jauh di bawah setengah dari jumlah keseluruhan.
Di kantor DLH, Wagub Sarbin hanya mendapati sekretaris dinas. Kepala dinas dan sejumlah kepala bidang tidak terlihat. Dari total 68 pegawai, hanya sekitar 20 orang yang hadir.
Kondisi serupa juga ditemukan di kantor Dispora. Dari total 65 pegawai, tak sampai 20 orang yang berada di kantor. Kepala dinas dan sekretaris belum tampak, diketahui Kepala Diaspora Saifuddin Djuba sedang menjemput Atlet Karate yang berhasil mengharumkan nama daerah di ajang internasional. Sementara kepala bagian yang hadir hanya bagian pemuda.
Situasi lebih parah terlihat di BPKAD. Dari total 173 pegawai, yang hadir tak lebih dari 40 orang. Hanya kepala bidang perbendaharaan serta kepala bidang aset dan akuntansi yang berada di tempat. Sedangkan kepala BPKAD maupun sekretaris tidak diketahui keberadaannya.
Dalam sidak tersebut, Wagub Malut tidak hanya mengecek kehadiran, tetapi juga memantau aktivitas kerja pegawai yang ada di kantor. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan aparatur merupakan kunci pelayanan publik yang baik.
“Bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan maksimal kalau pegawai saja tidak disiplin masuk kantor. Ini harus menjadi perhatian serius bagi setiap OPD,” tegas Sarbin.
Rencananya, sidak serupa akan terus dilakukan secara acak di sejumlah OPD lain untuk memastikan kedisiplinan aparatur berjalan sesuai aturan.








