Diserang Privasi, Kepala Kesbangpol Kepulauan Sula Klarifikasi Dugaan Penganiayaan

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mako Polres Kepulauan Sula.

Mako Polres Kepulauan Sula.

MARASAI.iD – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepulauan Sula, Salma Gailea, memberikan klarifikasi terkait dugaan penganiayaan terhadap EY alias Erna, istri dari sopir pribadinya. Menurut Salma, kejadian tersebut terjadi akibat adanya sebab dan akibat yang memicu insiden itu.

Salma menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Kamis malam (16/1/2025) di rumahnya yang berlokasi di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, sekitar waktu Magrib. Saat itu, Erna datang menanyakan alasan suaminya tidak pulang selama satu hari penuh.

“Saya sudah meminta maaf dan menjelaskan secara baik-baik bahwa suaminya tidak pulang karena saya membutuhkan bantuannya untuk pekerjaan plafon rumah, apalagi ada keluarga yang dirawat di rumah sakit. Kebetulan saya juga sering memiliki tugas di luar jam kantor,” ujar Salma kepada wartawan pada Senin (20/1/2025).

Baca Juga :  Kapolres Ternate dan Dandim 1501/Ternate Perkuat Soliditas TNI-Polri Jaga Keamanan Kota

Namun, meskipun sudah dijelaskan, Salma mengungkapkan bahwa Erna terus berdebat hingga menyerang privasi dirinya, yang akhirnya memicu insiden tersebut.

“Saya sudah memintanya pulang secara baik-baik, tetapi dia tetap ngotot dan tidak terima. Sebagai manusia biasa, saya juga punya batas kesabaran. Tindakan itu terjadi spontan karena privasi saya diserang. Kalau hal itu tidak dilakukan, saya tidak akan mengambil langkah seperti itu,” ungkapnya.

Salma juga menepis isu miring terkait dugaan hubungan asmara dengan sopirnya. Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan sopir hanya sebatas pekerjaan.

Baca Juga :  Semarak Hardiknas 2025, Disdik Kepulauan Sula Gelar Karnaval PAUD

“Kalau ada yang mencurigai saya punya hubungan asmara dengan sopir, itu fitnah. Saya dan sopir tidak ada hubungan apa-apa. Kami sangat jauh berbeda, seperti langit dan bumi,” tegasnya.

Ia pun mengancam akan menempuh jalur hukum jika tidak ada itikad baik dari pihak Erna atas dugaan pencemaran privasi tersebut.

“Nanti kita lihat. Kalau tidak ada itikad baik, saya akan melaporkan kasus ini ke Polres Kepulauan Sula,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Erna belum memberikan tanggapan saat dihubungi melalui WhatsApp.

 

Berita Terkait

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan
Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat
Polda Malut Amankan 32 Senpi Ilegal dan 358 Amunisi dari Penyerahan Sukarela Warga
Kapolda Malut Apresiasi Warga Serahkan Senpi Ilegal Secara Sukarela
Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Pelaku Diduga Kelompok Nomaden
Polda Malut Klarifikasi Foto Selongsong Peluru yang Beredar di Media Sosial
Polda Malut Amankan Lima Tersangka, Tiga Masih Dicari dalam Perkara Patani Barat
Berita ini 350 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 11:59 WIB

Polda Malut Amankan 32 Senpi Ilegal dan 358 Amunisi dari Penyerahan Sukarela Warga

Rabu, 30 September 2026 - 11:52 WIB

Kapolda Malut Apresiasi Warga Serahkan Senpi Ilegal Secara Sukarela

Jumat, 25 September 2026 - 08:44 WIB

Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Pelaku Diduga Kelompok Nomaden

Kamis, 24 September 2026 - 23:13 WIB

Polda Malut Klarifikasi Foto Selongsong Peluru yang Beredar di Media Sosial

Kamis, 24 September 2026 - 23:00 WIB

Polda Malut Amankan Lima Tersangka, Tiga Masih Dicari dalam Perkara Patani Barat

Berita Terbaru