Akun “Peserta Anonim” Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Ujaran Kebencian

- Jurnalis

Jumat, 28 Maret 2025 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Waigoiyofa, Kecamatan Sulabesi Timur, Gairil Basahona saat membuat laporan polisi.

Kepala Desa Waigoiyofa, Kecamatan Sulabesi Timur, Gairil Basahona saat membuat laporan polisi.

MARASAI.iD – Akun Facebook bernama “Peserta Anonim” resmi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepulauan Sula atas dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian di grup Facebook DAD HIA TED SUA.

Laporan tersebut diajukan oleh Kepala Desa Waigoiyofa, Kecamatan Sulabesi Timur, Gairil Basahona, pada Kamis (27/3/2025). Ia menuding akun anonim itu telah menyebarkan pernyataan yang merendahkan warga desanya, terutama terkait pelayanan kesehatan dan penghormatan terhadap tenaga medis.

“Hari ini saya datang ke Polres untuk melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang dilakukan oleh akun anonim di grup Facebook DAD HIA TED SUA,” ujar Gairil.

Baca Juga :  PTUN Ambon Tolak Gugatan Mantan Kades Pohea, Inspektorat Sula Menang

Dalam unggahan yang dilaporkan, akun tersebut diduga menulis pernyataan yang menghina warga Waigoiyofa dan tenaga kesehatan.

“Orang-orang Waigoiyofa kalau sakit la minum air Tupa-tupa (Obat Tradisional) kong badiam di kampung itu la tunggu mati suda jangan pigi di fasilitas kesehatan (Puskesmas, RS, Pustu) lagi… mulu mama-mama dong paling anjing deng setan sekali…”

Gairil menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak hanya mencoreng nama baik masyarakat Waigoiyofa, tetapi juga berpotensi memicu perpecahan dan keresahan di tengah warga. Oleh karena itu, ia meminta kepolisian segera menindaklanjuti laporan sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Dukcapil Malut Gelar Forum Konsultasi Publik, Bahas Peningkatan Pelayanan Adminduk hingga ke Desa

Kepala SPKT Polres Kepulauan Sula, Jaya Afandi, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Iya, benar. Ada laporan dari Kepala Desa Waigoiyofa terkait ujaran kebencian yang diposting oleh salah satu akun anonim di grup Facebook DAD HIA TED SUA,” ujarnya.

Jaya Afandi menambahkan, laporan ini telah diteruskan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Setelah menerima laporan, kami akan meneruskannya ke Satreskrim guna melakukan proses penyelidikan dan penyidikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan
Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat
Polda Malut Amankan 32 Senpi Ilegal dan 358 Amunisi dari Penyerahan Sukarela Warga
Kapolda Malut Apresiasi Warga Serahkan Senpi Ilegal Secara Sukarela
Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Pelaku Diduga Kelompok Nomaden
Polda Malut Klarifikasi Foto Selongsong Peluru yang Beredar di Media Sosial
Polda Malut Amankan Lima Tersangka, Tiga Masih Dicari dalam Perkara Patani Barat
Berita ini 246 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 11:59 WIB

Polda Malut Amankan 32 Senpi Ilegal dan 358 Amunisi dari Penyerahan Sukarela Warga

Rabu, 30 September 2026 - 11:52 WIB

Kapolda Malut Apresiasi Warga Serahkan Senpi Ilegal Secara Sukarela

Jumat, 25 September 2026 - 08:44 WIB

Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Pelaku Diduga Kelompok Nomaden

Kamis, 24 September 2026 - 23:13 WIB

Polda Malut Klarifikasi Foto Selongsong Peluru yang Beredar di Media Sosial

Kamis, 24 September 2026 - 23:00 WIB

Polda Malut Amankan Lima Tersangka, Tiga Masih Dicari dalam Perkara Patani Barat

Berita Terbaru