BPJN Malut Turun Tangan Tangani Jembatan Ambruk di Desa Wai Bega

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rian Sangadji. (Dokumentasi: Am Teapon/marasai.id)

Rian Sangadji. (Dokumentasi: Am Teapon/marasai.id)

SANANA – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara akhirnya angkat bicara terkait ambruknya jembatan di Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula.

Jembatan tersebut diketahui menjadi akses utama yang menghubungkan empat kecamatan, yakni Sulabesi Tengah, Sulabesi Timur, Sulabesi Selatan, dan Sulabesi Barat. Akibat putusnya jembatan, aktivitas warga di wilayah tersebut sempat lumpuh total.

Koordinator Lapangan BPJN Maluku Utara Wilayah 2 sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5, Rian Sangadji, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula untuk melakukan penanganan cepat.

Baca Juga :  41 Pekerja di Taliabu Ajukan Sengketa PHK PT SDM ke Disnaker Maluku Utara

“Kami berkolaborasi bersama BPBD dalam pembuatan jembatan darurat sebagai langkah alternatif agar akses masyarakat segera terbuka kembali. Jadi, penanganan sementara ini dilakukan oleh BPBD,” ujar Rian, Selasa (7/10/2025).

Rian menambahkan, BPJN Maluku Utara akan fokus pada penanganan jangka panjang dengan membangun kembali jembatan permanen.

Baca Juga :  Jadi Biang Kerok, Pj Gubernur Pastikan Ahmad Purbaya Dievaluasi

“Kalau dari Balai, nanti kami ambil data awal dan survei kondisi jembatan untuk dilaporkan sebagai dasar pembangunan jembatan permanen. Jadi, Balai tangani jangka panjang, sementara BPBD fokus pada penanganan darurat,” jelasnya.

Dengan langkah cepat tersebut, diharapkan akses transportasi warga di empat kecamatan bisa segera pulih sambil menunggu pembangunan jembatan permanen oleh BPJN.

 

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru