TIDORE – Tingginya animo masyarakat Kota Tidore Kepulauan terhadap olahraga sepak bola mendorong PLTU Tidore merencanakan pembangunan lapangan mini soccer di wilayah tersebut.
Rencana itu mendapat sambutan positif dari Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat menerima Manajer Unit PLTU Tidore Andi Kusuma Hadi beserta rombongan di ruang kerjanya, Selasa (28/4/2026).
Muhammad Sinen mengatakan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan siap mendukung berbagai kegiatan pembangunan yang memberi manfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan lapangan mini soccer tersebut.
Menurut dia, program pemerintah daerah di sektor olahraga saat ini juga mencakup perbaikan lapangan dan stadion di sejumlah kelurahan maupun desa.
“Terkait pembangunan lapangan mini soccer, ini rencana yang sangat baik. Program kami juga salah satunya memperbaiki lapangan di kelurahan dan desa.
Namun sekarang, lapangan tipe besar sudah cukup banyak, sehingga ke depan memang perlu ada mini soccer,” ujar Muhammad Sinen.
Ia menambahkan, pemerintah daerah segera menyiapkan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas olahraga tersebut.
“Alhamdulillah hari ini mendapat dukungan dari PLTU. Mengenai lahan akan segera disiapkan dan dikoordinasikan lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu, Manajer Unit PLTU Tidore Andi Kusuma Hadi mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan melakukan koordinasi terkait rencana kegiatan PLTU Tidore pada Agustus 2026, sekaligus membahas pemanfaatan **Fly Ash dan Bottom Ash (FABA)** untuk pembangunan lapangan mini soccer.
Menurut dia, penggunaan FABA merupakan salah satu bentuk pemanfaatan limbah sisa pembakaran batu bara yang memiliki nilai guna bagi pembangunan infrastruktur.
“Kami melihat animo masyarakat Tidore terhadap sepak bola cukup besar. Karena itu, kami mengusulkan pemanfaatan FABA untuk pembangunan lapangan mini soccer. Saat ini kendalanya masih pada ketersediaan lahan, sehingga kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah,” ujar Andi.
Ia menegaskan, PLTU Tidore siap memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan lapangan tersebut. Setelah selesai dibangun, pengelolaan fasilitas itu diharapkan dapat diserahkan kepada pemerintah daerah maupun masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga memastikan dukungan pasokan listrik untuk menunjang operasional lapangan mini soccer ke depan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan PT PLN UP3 Ambon, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, Kepala Dinas Perhubungan Marsaid Idris, Kepala Dinas Nakertrans Zainuddin Umasangadji, Plt Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Bidang Aset BPKAD Tidores erta staf PLTU Tidore.(*)






