Fraksi PKS Nilai RPJMD ala Gub Sherly Miskin Nilai Spiritual

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Is Suaib

Is Suaib

SOFIFI – Rapat paripurna ke-32 dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi -fraksi terhadap rancangan peraturan daerah tentang RencanaPembangunan Jengka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029, yang berlangsung di kantor DPRD Malut, Senin (4/8/2025).

Is Suaib selaku juru bicara Fraksi PKS menilai rancangan RPJMD yang dibuat oleh eksekutif di bawah pimpinan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda miskin akan nilai spiritual. “Fraksi PKS menilai visi tersebut masi minim dalam mengintegrasikan spiritual dan nilai-nilai ketuhanan sebagai fondasi pembangunan kedepan,” ungkap Is saat mebacakan pandangan fraksi.

Baca Juga :  Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Menurutnya, masyarkat Maluku Utara yang relijius dan memiliki akar budaya yang kuat, pembangunan yang berkelanjutan haruslah berdaasarkan nilai-nilai ketuhanan dan spiritual yang kuat. “Pembangunan yang hanya berdarakan pada aspek materil dan mengabiakan nilai spiritual  cenderung menghasilkan ketimpangan, dekradasi moral dan kerusakan lingkungan,” tegasnya.

Is menyebutkan visi yang ideal seharusnya dilandasi dengan nilai ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan utama dalam semua aspek pembangunan, hal ini bukan sekadar formalitaas akan tetapi sebagai paradigma yang memandu setiap aspek perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan. karena ketika nilia ketuhanan dijadikan sebagai ruh pembangunan maka akan kebijakan selalu mempertimbangkan nilia moral dan etika yang tinggi.

Baca Juga :  72 Warga Binaan Lapas Soasio Dapat Remisi HUT ke-80 RI

” Minimnya penempatan nilai spiritual pada visi RPJMD ini berpotensi akan menghasilkan pembangunan pada nilai pragmatis dan materealistik, padahal pembanguan sejati adalah dapat menyeimbangan antara kemajuan materil dan kemajuan spiritual yang dapat membawa kesejahteran duniawi dan ukhrawi,” tegasnya.

Berita Terkait

Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan
HUT ke-27 Sofifi: Hiburan, Komunikasi Publik, dan Makna Perayaan bagi Masyarakat
FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah
Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak
Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:29 WIB

HUT ke-27 Sofifi: Hiburan, Komunikasi Publik, dan Makna Perayaan bagi Masyarakat

Senin, 21 September 2026 - 11:11 WIB

FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:53 WIB

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Berita Terbaru