MARASAI.iD – Hujan deras yang mengguyur Kota Sanana sejak pukul 20.00 hingga 02.00 WIT dini hari, Sabtu (10/5/2025), menyebabkan banjir di Desa Umaloya, Kecamatan Sanana. Akibatnya, sebanyak 128 rumah warga tergenang air setinggi lutut orang dewasa.
Kepala Desa Umaloya, Heder Kailul, menyebut meski genangan air cukup tinggi, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan. “Air belum surut, tapi syukurnya tidak ada korban dan kerugian besar,” ujarnya kepada wartawan.
Heder menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Sula yang cepat merespons bencana tersebut. “Tadi malam Pak Sekda bersama Kadis PMD dan Kadis PU langsung ke lokasi untuk meninjau dan mendokumentasikan kondisi. BPBD juga sudah membangun posko,” katanya.
Ia berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada kunjungan awal, melainkan berlanjut pada penanganan yang lebih konkret. “Kami berharap ada langkah lanjutan agar musibah ini mendapat solusi jangka panjang,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabessy, menegaskan sejak mendapat laporan, pemerintah langsung menurunkan tim dari OPD terkait ke lokasi banjir mulai pukul 01.00 hingga 05.00 WIT. “Saya sudah sampaikan ke Pak Sekda agar ada intervensi pemerintah untuk meringankan beban warga terdampak,” katanya.
Saleh juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan aktif bekerja sama dengan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana.






