Oknum Pejabat Pemkab Morotai Diduga “Bakios dalam Toko”

- Jurnalis

Minggu, 12 Januari 2025 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perintah atasan ke bawahan.

Ilustrasi perintah atasan ke bawahan.

MARASAI.iD – Salah satu pejabat di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, diduga “bakios dalam toko” alias terlibat dalam pengaturan proyek pembangunan yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Dugaan ini mencuat berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk internal pemerintahan daerah.

Proyek yang diduga melibatkan oknum pejabat tersebut mencakup pembangunan di empat lokasi pendidikan, yakni SMP Negeri 12 Pulau Morotai, SMP Negeri 15 Pulau Morotai, SD Muhammadiyah Sangowo, dan Sekolah Satu Atap Pulau Morotai. Adapun jenis pekerjaannya meliputi pembangunan laboratorium komputer, ruang UKS, ruang tata usaha, ruang guru, dan rumah dinas.

Baca Juga :  Oknum Polisi Aniaya Warga Guraping Hingga Babak Belur, Keluarga Tuntut Keadilan

Menurut informasi yang diperoleh, oknum tersebut menggunakan modus dengan mengatasnamakan pihak ketiga sebagai pelaksana proyek. Namun, pihak ketiga tersebut diketahui mendapatkan “order khusus” langsung dari pejabat terkait. Dugaan ini semakin kuat setelah mencuatnya pengakuan dari seorang ASN di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Morotai.

Baca Juga :  Kabag Kesra Sula Diduga Berhentikan Pengurus Masjid Al-Istiqomah Secara Sepihak

“Beliau perintah untuk segera mencairkan anggaran 100 persen karena proyek-proyek tersebut milik dia,” ungkap ASN tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Persengkongkolan ini terkuak saat proses pencairan anggaran. Oknum pejabat itu diduga memerintahkan agar pencairan anggaran dilakukan secara segera tanpa memperhatikan kelayakan progres pekerjaan di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pejabat yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas dugaan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui telepon dan WhatsApp oleh pihak media ini belum mendapatkan respons.

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru