MARASAI.iD – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab mereka, serta menghindari manuver yang berpotensi mengabaikan kewajiban sebagai pimpinan OPD.
“Sampai Maret nanti, Bapak Samsudin Abdul Kadir masih menjabat sebagai Penjabat Gubernur Maluku Utara. Karena itu, saya minta seluruh pimpinan OPD fokus pada tugas masing-masing sehingga dalam dua bulan sisa ini, kita bisa merancang langkah awal yang positif dan tetap menjaga suasana kondusif,” ujar Abubakar Abdullah, yang akrab disapa Aka, pada Kamis (16/1).
Aka menegaskan pentingnya loyalitas pada aturan dan menghindari tindakan kontraproduktif, seperti pendekatan politik atau saling menjatuhkan.
“Jangan ada langkah-langkah kontraproduktif dengan melakukan pendekatan untuk mendapatkan akses politik yang mengabaikan tugas. Saling fitnah hanya akan merusak kinerja kita. Fokuslah pada kerja agar transisi kepemimpinan ini dapat kita isi dengan prestasi,” imbaunya.
Ia juga meminta seluruh pimpinan OPD untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu tertentu yang dapat mengganggu fokus kerja.
“Dalam masa transisi seperti ini, godaan selalu ada. Jadi, tolong fokus dan jangan tergoda dengan isu-isu yang beredar,” tambahnya.
Sekda menyebutkan bahwa dalam dua bulan mendatang, Pemprov Maluku Utara akan memprioritaskan beberapa agenda penting, seperti penyelesaian APBD 2025, persiapan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan target meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), konsolidasi pelayanan publik berbasis digital, serta memenuhi target yang telah ditetapkan.
“Selain itu, saya mengimbau agar semua OPD mulai membiasakan diri dengan kemampuan adaptasi, sebagai bagian dari persiapan menghadapi pengalihan kepemimpinan nanti,” pungkasnya.
Dengan arahan tersebut, Aka berharap seluruh OPD dapat bekerja optimal dan memberikan kontribusi nyata demi kemajuan Provinsi Maluku Utara.






