Bantah Terlibat Penerbitan SIM Palsu di Tidore, Kasman Ulidam Sebut Opini yang Dibangun Tidak Berdasar

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantah Terlibat Penerbitan SIM PalsuTIDORE — Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Kasman Ulidam, akhirnya angkat bicara terkait polemik dugaan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu yang menyeret namanya.

Kasman membantah tudingan bahwa dirinya menjadi pihak yang mengatur maupun mencetak SIM bagi peserta pelatihan.

“Perlu saya tegaskan, SIM itu bukan lahir dari saya dan bukan saya yang mencetak. Jangan menggiring opini seolah-olah semua itu saya yang atur,” kata Kasman.

Ia menjelaskan, persoalan tersebut bermula dari komunikasi antarteman yang saling meminta bantuan. Karena itu, menurut dia, tidak ada program khusus maupun kepentingan pribadi dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  105 Casis Bintara Brimob Polri Lulus Pantukhir, Kapolda Malut Tekankan Seleksi Bersih

“Kalau itu program saya atau jatah saya, tentu saya yang pegang dan atur langsung. Faktanya tidak seperti itu. Ini hanya teman membantu teman,” ujarnya.

Kasman juga menepis anggapan bahwa dirinya memiliki kewenangan dalam proses penerbitan SIM hanya karena berstatus anggota DPRD. Menurut dia, tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak memiliki kaitan dengan tugas legislatif.

“Jangan karena saya anggota DPRD lalu semua dikaitkan dengan saya. Apa hubungannya DPRD dengan proses penerbitan SIM? Itu harus dipahami,” katanya.

Baca Juga :  Polres Kepulauan Sula Musnahkan Ratusan Botol Miras

Menurut Kasman, kegiatan yang dilakukan sejatinya merupakan pelatihan keterampilan bagi masyarakat guna meningkatkan kompetensi dan membantu menekan angka pengangguran.

“Saya punya kewajiban membantu masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan peningkatan kompetensi, bukan mencetak SIM,” tegasnya.

Kasman mengaku kecewa karena persoalan tersebut berkembang menjadi spekulasi liar di tengah masyarakat. Ia menilai banyak pihak membangun opini tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya.

“Kalau hanya membangun isu dan spekulasi, itu jahat. Jangan membentuk opini seolah-olah saya dalang dari semua ini, padahal faktanya tidak demikian,” ujar Kasman.(*)

Berita Terkait

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan
Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat
Polda Malut Amankan 32 Senpi Ilegal dan 358 Amunisi dari Penyerahan Sukarela Warga
Kapolda Malut Apresiasi Warga Serahkan Senpi Ilegal Secara Sukarela
Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Pelaku Diduga Kelompok Nomaden
Polda Malut Klarifikasi Foto Selongsong Peluru yang Beredar di Media Sosial
Polda Malut Amankan Lima Tersangka, Tiga Masih Dicari dalam Perkara Patani Barat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 11:59 WIB

Polda Malut Amankan 32 Senpi Ilegal dan 358 Amunisi dari Penyerahan Sukarela Warga

Rabu, 30 September 2026 - 11:52 WIB

Kapolda Malut Apresiasi Warga Serahkan Senpi Ilegal Secara Sukarela

Jumat, 25 September 2026 - 08:44 WIB

Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Pelaku Diduga Kelompok Nomaden

Kamis, 24 September 2026 - 23:13 WIB

Polda Malut Klarifikasi Foto Selongsong Peluru yang Beredar di Media Sosial

Kamis, 24 September 2026 - 23:00 WIB

Polda Malut Amankan Lima Tersangka, Tiga Masih Dicari dalam Perkara Patani Barat

Berita Terbaru