MARASAI.id – Menjelang akhir masa jabatan Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) yang tinggal menghitung hari, berhasil membawa Provinsi Maluku Utara sebagai provinsi inovasi di Indonesia, mengungguli provinsi unggulan lainnya.
Hal ini diketahui dari Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 400.10.11-6287 Tahun 2023 tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota tahun 2023 tertanggal 6 Desember 2023.
“Kita yang sebelumnya dari urutan 34 dengan predikat Kurang Inovatif di tahun 2022, Alhamdulillah berkat kerja keras Tim Inovasi OPD Pemda Maluku Utara berbuah hasil yang menggembirakan di tahun 2023, yakni naik ke urutan 12 dengan predikat Inovatif,” kata Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Mulyadi Wowor.
Menurutnya, dengan predikat Inovatif ini, diharapkan menjadi suatu prestasi yangg membanggakan dan juga sebagai kado terindah persembahan ASN untuk Gubernur dan Wakil Gubernur dalam mengakhiri masa jabatan.
“Ini semua berkat dorong dan motivasi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur yang memacu kami untuk selalu berbuat yang terbaik dengan inovasi sebagai gaya hidup, maka kami persembahkan predikat provinsi inovatif ini kepada pak gubernur da wakil,” ungkap mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitabangda) Provinsi Malut ini.

Malut naik peringkat sebanya 22 tingkat ini karena l mendapatkan skor Indeks inovasi 56,75 dan berhasil mengungguli provinsi lainnya seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Maluku.
“Naik 22 peringkat ini merupakan lompatan terindah yang dilakukan oleh Tim Cici Novi Balitbangda dan Tim Inovasi OPD dongan dukungan dan support dari Pak Sekda, kita bisa buktikan bahwa ASN Pemda Provinsi Malut adalah mulai menjadikan Inovasi sebagai gaya hidup dalam berpemerintahan,” ungkapnya.
Mulyadi berharap, kolaborasi Tim Inovasi OPD akan semakin berenergi dan bersinergi untuk semangat meningkatkan predikat menuju Provinsi yang Sangat Inovatif ditahun depan.
“Peran para Pimpinan OPD diharapkan bisa menjadi motor penggerak bagi tim Inovasi OPD masing-masing untuk mensupport dari sisi ide gagasan dan juga finansial, agar inovasi menjadi kebutuhan dalam mengembangkan dan meningkatkan kinerja OPD mereka,” harapnya.






