Pemprov Maluku Utara Percepat Pembangunan Gudang BULOG untuk Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Maluku Utara, Sri Haryanti Hatari, bersama Kepala BULOG Cabang Ternate, Jefry Tanasi,

Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Maluku Utara, Sri Haryanti Hatari, bersama Kepala BULOG Cabang Ternate, Jefry Tanasi,

TERNATE — Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui percepatan pembangunan infrastruktur logistik dan pengawasan distribusi bahan pangan. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Perum BULOG Cabang Ternate di Kantor BULOG Tabahawa, Kamis (6/8/2026).

Pertemuan yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Maluku Utara, Sri Haryanti Hatari, bersama Kepala BULOG Cabang Ternate, Jefry Tanasi, membahas dua agenda utama, yakni percepatan pembangunan gudang BULOG di kabupaten/kota serta pengawasan harga pangan, terutama komoditas strategis yang memengaruhi inflasi.

Sri Haryanti menegaskan bahwa keberadaan gudang BULOG di setiap daerah memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan stok pangan sekaligus memperpendek rantai distribusi. Dengan infrastruktur logistik yang memadai, pemerintah dapat lebih cepat melakukan intervensi pasar ketika terjadi gejolak harga maupun gangguan pasokan.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara sepenuhnya mendukung dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur gudang BULOG. Kami berharap seluruh kendala di lapangan dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujar Sri Haryanti.

Baca Juga :  Wagub Malut Buka RRI Fest 2025 di Ternate

Ia menambahkan, pembangunan gudang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan pangan pemerintah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan distribusi cukup tinggi.

Berdasarkan rencana tahun 2026, terdapat lima daerah yang menjadi prioritas pembangunan gudang BULOG, yakni Kabupaten Kepulauan Sula, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Pulau Morotai, dan Halmahera Selatan.

Namun, proses pembangunan di sejumlah wilayah masih menghadapi hambatan, terutama terkait penyelesaian hibah lahan dari pemerintah daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendorong seluruh pemerintah kabupaten yang belum menyelesaikan administrasi lahan agar segera menuntaskannya sehingga pembangunan dapat dimulai sesuai jadwal.

Sementara itu, Kepala BULOG Cabang Ternate, Jefry Tanasi, mengungkapkan bahwa BULOG telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tujuh pemerintah kabupaten sebagai dasar pelaksanaan pembangunan gudang.

Meski demikian, perkembangan di lapangan menunjukkan bahwa legalitas lahan belum seluruhnya tuntas.

“Saat ini baru empat daerah yang telah menyelesaikan surat hibah tanah dari pemerintah daerah, yaitu Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Morotai, Halmahera Timur, dan Halmahera Tengah. Untuk Kabupaten Halmahera Barat dan Pulau Taliabu, penyelesaian administrasi pembebasan lahannya ditargetkan rampung pada tahun 2027,” jelas Jefry.

Baca Juga :  Porprov V Maluku Utara Resmi Dibuka, Ribuan Atlet Siap Berlaga Menuju PON 2028

Selain membahas pembangunan gudang, pertemuan tersebut juga menyoroti tingginya harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di tingkat pedagang. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap inflasi daerah.

Menyikapi persoalan itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara meminta BULOG bersama instansi terkait memperketat pengawasan distribusi komoditas pangan agar tidak terjadi penyimpangan dalam rantai pasok maupun praktik penjualan di atas ketentuan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memastikan harga Minyakita kembali sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BULOG, Pemprov Maluku Utara optimistis upaya penguatan infrastruktur logistik, pengendalian stok, serta pengawasan distribusi pangan dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menekan laju inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan di seluruh wilayah Maluku Utara.

Berita Terkait

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate
Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua
Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti
Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal
Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi
Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar
Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua

Kamis, 3 September 2026 - 11:44 WIB

Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Selasa, 1 September 2026 - 21:21 WIB

Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal

Selasa, 1 September 2026 - 20:29 WIB

Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 19:29 WIB

Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah

Berita Terbaru