Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN — Seorang nelayan asal Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, dilaporkan hilang saat memanah ikan di perairan Pantai Goji, Jumat (15/5/2026) dini hari.

Komandan Pos Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Selatan, M. Faisal, mengatakan korban diketahui bernama Sofyan Toton (21). Korban pergi memanah ikan bersama seorang rekannya sekitar pukul 01.00 WIT.

“Korban bersama rekannya melakukan aktivitas memanah ikan di Pantai Goji. Saat korban menyelam untuk memanah ikan, beberapa saat kemudian rekannya menyadari korban semakin jauh dan akhirnya tidak terlihat lagi,” ujar Faisal.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat dan diteruskan ke USS Halmahera Selatan untuk meminta bantuan pencarian. Warga sempat melakukan upaya pencarian secara mandiri, namun korban belum ditemukan.

Menerima laporan tersebut, sekitar pukul 08.55 WIT, Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

“Hingga saat ini tim masih melakukan penyisiran di pesisir Pantai Goji serta pencarian menggunakan perahu karet,” katanya.

Baca Juga :  279 Kuota Formasi CPNS 2024 di Maluku Utara Tak Terisi

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi Tim Rescue USS Halmahera Selatan, Polairud Halmahera Selatan, Pos TNI AL Bacan, BPBD Halmahera Selatan, serta masyarakat setempat.

Korban diketahui bernama Sofyan Toton, berusia 21 tahun, warga Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan.

Pihak SAR menyatakan perkembangan selanjutnya akan terus diperbarui sesuai hasil pencarian di lapangan.

Berita Terkait

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 15:50 WIB

Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Berita Terbaru