Dukcapil Malut Gelar Forum Konsultasi Publik, Bahas Peningkatan Pelayanan Adminduk hingga ke Desa

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan forum konsultasi publik yang dilakukan oleh Dukcapil Malut guna peningkatan pelayanan administrasi kependudukan.

Kegiatan forum konsultasi publik yang dilakukan oleh Dukcapil Malut guna peningkatan pelayanan administrasi kependudukan.

SOFIFI – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan (Adminduk), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Maluku Utara menggelar forum konsultasi publik di Aula Hotel Royal Mix, Sofifi, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan kecamatan Oba Utara, desa, kelurahan, korwil pendidikan, kepala sekolah, akademisi, KUA Oba Utara, hingga insan pers.

Forum ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi dan masukan terkait pelayanan Dukcapil agar semakin responsif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Plt Kepala Dukcapil Malut, Husen Amin, mengatakan forum ini penting untuk merumuskan kebijakan yang relevan dan berdampak nyata. Salah satu persoalan yang sering dikeluhkan masyarakat, kata dia, adalah persoalan rentang kendali yang jauh antara lokasi pelayanan dengan tempat tinggal warga.

“Kami menerima saran dan masukan untuk perbaikan layanan. Salah satu yang sering dikeluhkan adalah jauhnya akses ke layanan administrasi, sehingga menyulitkan masyarakat,” ujar Husen.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Buka TMMD ke-126 Kodim 1505/Tidore di Oba Selatan

Sebagai solusi, Dukcapil mendorong perluasan layanan hingga ke tingkat kecamatan dan desa, meniru praktik baik yang telah dilakukan Kota Tidore Kepulauan.

“Tidore sudah memulai pelayanan hingga ke desa. Kami harapkan kabupaten/kota lain juga bisa menerapkan hal serupa agar pelayanan lebih efektif dan menjangkau masyarakat luas,” jelasnya.

Mantan Sekretaris Camat Oba Utara ini juga memaparkan bahwa saat ini telah dilakukan transformasi layanan ke arah digital melalui penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Namun, ia mengakui masih ada tantangan, seperti keterbatasan akses internet dan minimnya kepemilikan smartphone di sejumlah wilayah.

“Masih ada daerah blank spot dan masyarakat yang belum memiliki smartphone yang mendukung sistem digital. Ini tantangan yang perlu diselesaikan bersama,” ungkap Husen.

Baca Juga :  Nelayan Morotai Serbu Kapal Penyerobot Wilayah Tangkap, Pemerintah dan Penegak Hukum Diminta Serius

Dalam forum itu, akademisi Universitas Bumi Hijrah (Unibrah), Mansur Djamal, turut menyampaikan gagasannya. Ia menekankan pentingnya langkah konkret agar pelayanan administrasi kependudukan benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat.

“Forum ini harus melahirkan rekomendasi nyata, salah satunya memberi kewenangan lebih kepada desa atau kecamatan untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan administrasi,” katanya.

Bahkan, menurut Mansur, jika perlu dibentuk regulasi yang mendukung, seperti Peraturan Daerah (Perda), maka hal itu harus segera diinisiasi agar pelimpahan kewenangan ke daerah bisa dilaksanakan secara legal.

Forum ini juga mencatat sejumlah saran dan kasus-kasus nyata yang selama ini menjadi kendala masyarakat dalam mengakses layanan kependudukan. Semua masukan tersebut akan dikaji untuk dijadikan dasar pembenahan layanan ke depan.

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru