TIDORE – Dalam rangka memperkuat kembali ikatan sejarah antara Kerajaan Tidore dan Spanyol, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyampaikan sejumlah usulan penting kepada Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Francisco de Asis Aguilera Aranda, saat kunjungan kerjanya ke Tidore, Minggu (13/7/2025).
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan sang duta besar yang sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan budaya di Pantai Tugulufa, yang menurutnya akan semakin mempererat hubungan historis dan emosional antara kedua bangsa.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tuan Duta Besar Spanyol atas kunjungan ini serta acara budaya yang menyertainya. Ini bukan sekadar kunjungan persahabatan, tapi kunjungan kekeluargaan,” ungkap Sinen.
Pada kesempatan itu, Muhammad Sinen menyampaikan beberapa usulan penting yang bertujuan untuk menjaga warisan sejarah dan mempererat kerja sama di masa depan, terutama dalam bidang sejarah, budaya, dan pariwisata.
Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah pembentukan kerja sama Sister City antara Kota Tidore dan Kota Sevilla di Spanyol. Menurut Sinen, hal ini akan menjadi langkah konkret dalam merawat dan mempromosikan hubungan sejarah kedua wilayah yang telah terjalin sejak abad ke-16.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah mengusulkan proposal konkrit guna menindaklanjuti rencana kerja sama ini dalam bentuk Sister City dengan Kota Sevilla, Spanyol, di bidang sejarah, budaya, dan pariwisata,” jelasnya.
Tak hanya itu, Wali Kota Tidore juga mengusulkan program kerja sama lintas negara untuk revitalisasi benteng-benteng dan artefak peninggalan Spanyol di Tidore, termasuk tugu pendaratan Juan Sebastian de Elcano, pelaut Spanyol yang menjadi bagian dari ekspedisi Magellan dan tercatat dalam sejarah sebagai pelaut pertama yang mengelilingi dunia.
“Kami berharap dukungan dari Pemerintah Spanyol melalui sumber daya yang dimiliki, agar rencana-rencana ini bisa terwujud,” tambahnya.
Kunjungan Duta Besar Spanyol kali ini menjadi momentum penting untuk membangun kembali hubungan sejarah dalam bentuk kerja sama nyata yang bisa mendorong kemajuan pariwisata dan pelestarian budaya di Tidore.







