Proyek Drainase di Guraping Mangkrak, Warga Resah dan Tuntut Kepastian

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek drainase yang dilaksanakan oleh BPJN yang mangkrak sejak bulan Juni 2025.

Proyek drainase yang dilaksanakan oleh BPJN yang mangkrak sejak bulan Juni 2025.

TIDORE—Proyek pekerjaan pembangunan drainase oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Maluku Utara di Kelurahan Guraping, Kota Tidore Kepulauan, hingga kini tak kunjung rampung.

Proyek yang dimulai sejak Juni 2025 itu terhenti di tengah jalan dan menimbulkan keresahan warga sekitar.

Lurah Guraping, Ardian Soleman, mengungkapkan pihaknya sudah berulang kali melakukan koordinasi dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), namun belum ada kepastian terkait kelanjutan pekerjaan tersebut.

“Saya sudah koordinasi ke mereka, tapi dari penjelasan disebutkan belum dikerjakan karena cuaca dan masalah tenaga kerja. Namun ini kan proyek yang seharusnya memiliki target penyelesaian,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

Baca Juga :  Rumah Kadus II Desa Fatce Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Menurut Ardian, kondisi proyek yang dibiarkan mangkrak telah mengganggu aktivitas warga, terutama di RT 8 RW 3, di mana saluran air sudah dibongkar menggunakan alat berat namun belum diperbaiki.

“Kami sering menerima keluhan dari masyarakat yang terganggu akibat pekerjaan yang tidak tuntas. Saluran air yang sudah dibuka kini malah menyebabkan genangan dan menghambat aktivitas warga,” jelasnya.

Baca Juga :  Wagub Sarbin Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Fraksi DPRD Terkait Pertanggungjawaban APBD 2024

Ia menambahkan, pemerintah kelurahan telah menanyakan kapan proyek tersebut akan dilanjutkan, namun hingga kini tidak ada kejelasan dari pihak pelaksana.

“Saya sudah tanyakan kapan proyek ini selesai, tapi jawaban dari mereka tidak menggunakan target. Ini yang sangat kami sesalkan,” tegas Ardian.

Warga berharap pihak BPJN Maluku Utara segera menindaklanjuti proyek tersebut agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, mengingat jalan dan saluran air di wilayah itu merupakan akses utama warga Guraping.

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Berita ini 283 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru