Viral! Video Pemuda Berbusana Muslimah di Gebyar Ramadhan Kepulauan Sula Tuai Kontroversi

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 01:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris HIPMAPAS dan Ketua Panitia.

Sekretaris HIPMAPAS dan Ketua Panitia.

 

MARASAI.iD – Sebuah video berdurasi 3 menit 27 detik yang diunggah oleh akun Facebook Fariasi Sanana Vlog memicu kontroversi di media sosial. Video tersebut menampilkan sejumlah pemuda mengenakan busana muslimah saat mengikuti acara Gebyar Ramadhan di Desa Pastabulu, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula.

Unggahan itu menjadi viral setelah dibagikan di grup Facebook DAD HIA TED SUA pada Jumat (15/3/2025). Dalam postingannya, akun tersebut mengecam aksi para pemuda itu dan menganggapnya sebagai bentuk penistaan agama.

“Ini sudah penistaan! Tasyabbuh jelas dilarang dalam Islam. Rasulullah melaknat orang yang menyerupai lawan jenisnya dalam berbagai hal, seperti berpakaian, berhias, berbicara, gaya berjalan, dan gerak tubuh. Bukankah ini acara gendang sahur dalam bulan Ramadhan yang bernuansa agama? Di mana ini?” tulis akun tersebut dengan nada geram.

Baca Juga :  BKSDM Sula Segera Umumkan Hasil Seleksi PPPK Tahap I dan II Tahun 2024

Menanggapi kontroversi ini, Sekretaris Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pastabulu (HIPMAPAS) yang juga pemuda Desa Pastabulu, Suaib Daeng, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung, termasuk tokoh agama, kepolisian, dan masyarakat.

“Saya mewakili seluruh panitia, pemuda, dan masyarakat Pastabulu, meminta maaf atas video yang viral tersebut, terutama karena adanya pemuda yang tampil dengan mengenakan pakaian muslimah lengkap,” ujar Suaib kepada marasai.id, Minggu (16/3/2025).

Baca Juga :  Polres Sula Kukuhkan Relawan "Jaga Sula", Fokus Tangkal Kekerasan Seksual dan Narkoba

Ia menegaskan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang pada malam-malam berikutnya. Selain itu, ia juga meminta agar video yang sudah beredar segera dihapus demi menjaga ketenangan di bulan suci Ramadhan.

Ketua Panitia Gebyar Ramadhan, Umasugi Raja Ifradani, turut memberikan klarifikasi. Menurutnya, penampilan para pemuda itu tidak bertujuan untuk menistakan agama, melainkan sekadar hiburan semata.

“Penampilan tersebut bukan bagian dari peserta inti lomba Gebyar Ramadhan yang diselenggarakan panitia, melainkan hanya pengisi panggung di akhir acara,” jelasnya.

Meskipun sudah ada klarifikasi, polemik terkait video ini masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Berita Terkait

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Berita ini 465 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 15:50 WIB

Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Berita Terbaru