SOFIFI– Fakultas Teknik menggelar Workshop Kurikulum Outcome Based Education (OBE) untuk Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur pada 19–21 Mei 2026 di Aula Lantai 2 Gedung Rektorat kampus tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan mutu pendidikan tinggi melalui penyusunan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran dan kebutuhan dunia kerja.
Rektor dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Teknik atas inisiatif penerapan kurikulum berbasis OBE.
Menurutnya, restrukturisasi kurikulum menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu akademik kampus agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Workshop ini merupakan langkah positif dalam mendorong peningkatan kualitas akademik dan pengembangan institusi ke arah yang lebih baik,” ujar Sarbaini saat membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik, , menekankan pentingnya rekonstruksi kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan industri modern.
Ia menyebut, kurikulum OBE diharapkan mampu melahirkan lulusan teknik yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
“Rekonstruksi kurikulum harus mampu menjawab kebutuhan industri modern sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar siap menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.
Workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, yakni , Assist. Prof. , serta .Dr Ir. Abdul Gaus, ST.,MT.,IPM.,ASEAN Eng (Unkhair), Assist. Prof. Revianto Budi Santoso, Ar., Dr., Ir., M.Arch., IAI (UII) dan Jafar Dahlan (Warek I Unibrah).
Kegiatan ini turut diikuti dosen, mahasiswa, alumni, pengguna alumni, Dinas Perkim Maluku Utara, Dinas PU Maluku Utara, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), , dan .
Melalui workshop ini, Fakultas Teknik Unibrah Tidore diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang relevan, inovatif, dan selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan profesional di bidang teknik sipil dan arsitektur.






