Polresta Tidore Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi 2025

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Tidore AKBP Heru Budiharto saat memimpin apel gabungan.

Kapolresta Tidore AKBP Heru Budiharto saat memimpin apel gabungan.

TIDORE – Polresta Tidore melaksanakan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 yang berlangsung di lapangan Apel Mapolresta Tidore, Kelurahan Goto, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Rabu (5/11/2025). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Tidore AKBP Heru Budiharto.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar, para Pejabat Utama Polresta Tidore, Kapolsek jajaran, unsur Perwira Polresta, personel Polsek jajaran, serta pegawai BPBD Kota Tidore Kepulauan.

Dalam amanatnya, AKBP Heru Budiharto menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana-prasarana dalam menghadapi potensi bencana di wilayah hukum Polresta Tidore.

“Seluruh personel dan stakeholder yang terlibat diharapkan dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, demi menjamin keselamatan masyarakat,” ujar Kapolresta.

Kapolresta juga menjelaskan bahwa bencana alam merupakan tantangan global yang dihadapi oleh banyak negara. Berdasarkan laporan United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) 2025, lebih dari 124 juta jiwa di dunia terdampak bencana alam setiap tahunnya. Indonesia sendiri termasuk dalam kawasan Ring of Fire, yang menjadikannya salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia.

Baca Juga :  Putusan Praperadilan Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum 11 Warga Maba Sangaji: Mereka Hanya Membela Tanah Adat

Menurut World Risk Index 2025, Indonesia berada di peringkat ketiga negara dengan potensi bencana alam tertinggi, dengan risiko kompleks dan tingkat kerentanan yang tinggi. Sementara data BNPB hingga 19 Oktober 2025 mencatat 2.606 kejadian bencana di Indonesia, menyebabkan 361 orang meninggal dunia, 37 orang hilang, serta lebih dari 5,2 juta orang mengungsi.

Lebih lanjut, Kapolresta menyoroti meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi seiring datangnya musim hujan. Berdasarkan data BMKG, sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncak diperkirakan terjadi antara November 2025 hingga Januari 2026.

Selain itu, fenomena La Nina diprediksi mulai terjadi pada November 2025 hingga Februari 2026 dalam kategori lemah, namun tetap berpotensi meningkatkan curah hujan di atas normal di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Polda Maluku Utara Kerahkan 482 Personel dalam Operasi Aman Nusa II-2025, Siaga Hadapi Potensi Bencana

Sebagai penutup apel, dilakukan pembacaan safety briefing yang memuat delapan poin utama kesiapsiagaan. Dalam briefing tersebut ditegaskan pentingnya deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana melalui kolaborasi lintas instansi.

Aparat juga diingatkan untuk terus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, melakukan pengecekan kesiapan personel dan logistik pendukung, serta melaksanakan simulasi tanggap darurat secara rutin.

Selain itu, setiap unsur diharapkan mampu merespons cepat dan tepat dalam setiap tahapan penanganan bencana, menjalankan tugas kemanusiaan dengan empati dan profesionalisme, serta melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap kegiatan penanggulangan bencana.

Peningkatan koordinasi lintas sektor dan penguatan sinergi antar-stakeholder juga menjadi poin penting dalam upaya menjaga kesiapsiagaan bersama.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan peralatan kesiapsiagaan tanggap darurat oleh Kapolresta Tidore, didampingi Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polresta Tidore bersama BPBD dan seluruh unsur terkait dalam memperkuat sinergi serta kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kota Tidore Kepulauan.

Berita Terkait

IKT Halmahera Barat Kutuk Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan, Minta Pelaku Diproses Hukum
Kematian Riswan Umasugi Bukan Kecelakaan, Tiga Orang Jadi Tersangka
Polda Malut Amankan 16 Senjata Api Ilegal dari Warga Halut, 4 Diantaranya Organik Filipina
807 Warga Binaan di Maluku Utara Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Kapolda Malut: Audit Kinerja Itwasum Polri Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Organisasi
Polda Malut Gagalkan Dugaan Peredaran Sabu di Halteng, Terduga Pengedar Diamankan usai Terima Paket
Polda Malut Ungkap Dugaan Peredaran Tembakau Sintetis di Ternate, Pemuda 19 Tahun Diamankan
Polda Maluku Utara Rotasi 79 Bhabinkamtibmas, Perkuat Pembinaan Kamtibmas hingga Tingkat Desa
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:32 WIB

IKT Halmahera Barat Kutuk Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan, Minta Pelaku Diproses Hukum

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Kematian Riswan Umasugi Bukan Kecelakaan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Polda Malut Amankan 16 Senjata Api Ilegal dari Warga Halut, 4 Diantaranya Organik Filipina

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:48 WIB

807 Warga Binaan di Maluku Utara Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Kapolda Malut: Audit Kinerja Itwasum Polri Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Organisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Polda Malut Gagalkan Dugaan Peredaran Sabu di Halteng, Terduga Pengedar Diamankan usai Terima Paket

Senin, 27 Juli 2026 - 10:06 WIB

Polda Malut Ungkap Dugaan Peredaran Tembakau Sintetis di Ternate, Pemuda 19 Tahun Diamankan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

Polda Maluku Utara Rotasi 79 Bhabinkamtibmas, Perkuat Pembinaan Kamtibmas hingga Tingkat Desa

Berita Terbaru