PKKMB Unibrah 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tekankan Kejujuran sebagai Fondasi Kesuksesan

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unibrah Sarbaini A Karim meberikan sambutan sekaligus membuka dengan resmi kegiatan PKKMB tahun 2026

Rektor Unibrah Sarbaini A Karim meberikan sambutan sekaligus membuka dengan resmi kegiatan PKKMB tahun 2026

TIDORE – Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) Tidore resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026. Pembukaan berlangsung di Aula Unibrah, Kamis (27/8/2026), dengan menekankan pentingnya membangun karakter, kejujuran, dan kredibilitas mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor Universitas Bumi Hijrah Tidore, Sarbaini A. Karim, yang sekaligus memberikan sambutan kepada mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Sarbaini mengatakan, perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi saat ini telah membuat pengetahuan dapat diakses dengan sangat mudah. Mahasiswa tidak lagi hanya bergantung pada ruang kelas maupun buku untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.

Namun, menurutnya, kemudahan mengakses informasi tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai manusia yang memiliki karakter, kejujuran, maupun kredibilitas.

“Di era keterbukaan informasi dan teknologi seperti sekarang ini, semua orang bisa dengan mudah mengakses pengetahuan. Tetapi proses untuk menjadi manusia yang jujur dan memiliki kredibilitas, lembaga pendidikanlah yang menjadi tempatnya,” ujar Sarbaini.

Ia menjelaskan, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual dan kompetensi sesuai bidang keilmuannya. Lebih dari itu, pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab membentuk manusia yang memiliki integritas serta mampu mempertanggungjawabkan ilmu dan keahlian yang dimilikinya.

Sarbaini menilai, kecerdasan tanpa kejujuran dapat kehilangan makna. Sebab, dalam kehidupan nyata, seseorang tidak hanya diukur dari seberapa tinggi pengetahuannya, tetapi juga dari bagaimana ia menggunakan pengetahuan tersebut secara bertanggung jawab.

“Orang yang sukses, bagaimanapun juga, dia memerlukan kejujuran dalam dirinya. Karena kepintaran saja tidak cukup. Kredibilitas, integritas dan kejujuran adalah modal yang akan menentukan seseorang dapat dipercaya dan bertahan dalam perjalanan hidupnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Sherly Paparkan Kondisi Fiskal Malut, TPP ASN Disesuaikan Demi Jamin Pembayaran hingga Akhir 2026

Menurut Sarbaini, mahasiswa harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai instrumen untuk meningkatkan kapasitas diri, bukan justru menjadikannya sebagai jalan pintas dalam proses belajar.

“Gunakan teknologi untuk memperluas pengetahuan, tetapi jangan sampai teknologi menggantikan proses pembentukan diri. Karena menjadi manusia yang berkarakter, jujur dan memiliki tanggung jawab membutuhkan proses,” katanya.

Rektor Unibrah Saarbaini A Karim (Jas Hitam) bersama para civitas akademika dan mahasiswa baru peserta PKKMB tahun 2026

Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB Unibrah Tahun 2026, Suratman S. Naim, mengatakan PKKMB merupakan kegiatan penting sebagai sarana bagi pimpinan perguruan tinggi untuk menyambut sekaligus membekali mahasiswa baru dalam memasuki kehidupan kampus.

PKKMB Unibrah Tahun 2026 mengusung tema “Peningkatan Kualitas Diri Mahasiswa yang Adaptif, Kolaboratif, dan Solutif sebagai Insan Akademis yang Berdaya Saing dan Berdampak bagi Masyarakat.”

Suratman  menjelaskan, tema tersebut tidak hanya diarahkan pada pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga diimplementasikan melalui aksi nyata mahasiswa di lingkungan masyarakat yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas dan HMJ atau Himapro.

“PKKMB ini tidak hanya mengenalkan mahasiswa dengan lingkungan kampus, tetapi juga mendorong mereka untuk memahami bahwa ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi harus memiliki manfaat dan dampak bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebutkan, secara umum PKKMB bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan di perguruan tinggi.

Baca Juga :  Unibrah Tidore dan SRMA 28 Tidore Teken MoU, Perkuat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan SDM

Pembekalan tersebut mencakup penanaman kesadaran berbangsa dan bernegara, bela negara, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat berdasarkan empat konsensus dasar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan sistem pembelajaran dan kehidupan kampus berdasarkan Tridharma Perguruan Tinggi, nilai kebebasan akademik, etika dan budaya akademik, hingga pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja serta menjaga lingkungan kampus.

Selain itu, mahasiswa baru diberikan pemahaman mengenai kiat sukses dalam belajar dan mengembangkan diri melalui praktik berorganisasi maupun kegiatan yang mendorong prestasi.

Pelaksanaan PKKMB Unibrah Tahun 2026 berlangsung selama empat hari. Kegiatan diawali dengan pra-PKKMB pada 26 Agustus 2026, sedangkan kegiatan inti berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2026.

Dari total 101 mahasiswa baru jalur reguler yang dinyatakan lulus pada gelombang pertama, kedua dan ketiga, sebanyak 93 mahasiswa terdaftar berdasarkan hasil verifikasi sebagai peserta PKKMB Tahun 2026.

Puluhan mahasiswa baru tersebut tersebar di empat fakultas dan 12 program studi di Universitas Bumi Hijrah Tidore.

Dia  berharap pelaksanaan PKKMB dapat menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan perkuliahan yang menuntut kemandirian, kedewasaan, kemampuan beradaptasi dan tanggung jawab.

“Kami berharap mahasiswa baru dapat lebih siap menghadapi transisi menuju kehidupan perkuliahan, mempercepat proses adaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial yang baru, serta mampu mengembangkan diri menjadi insan akademis yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Maulid Nabi di Masjid Al-Muhajirin, Perkuat Syiar Islam dan Lestarikan Tradisi Baku Maulid
Songsong Kepengurusan Baru, PD IPI Malut Siapkan Pelantikan 28 Agustus
Kabinet Sherly Berbenah, 4 Pejabat Eselon II dan 5 Eselon III–IV Dilantik
Merah Putih Berkibar di Sofifi, Gubernur Sherly Pimpin Upacara HUT ke-81 RI
32 Anggota Paskibraka Malut 2026 Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI
Wagub Malut Respons Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pemprov Siapkan Koordinasi dengan Pertamina
Pemprov Malut Dukung Penyerahan Remisi Umum bagi 790 Warga Binaan
Gubernur Sherly Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Tembus Rp3,4 Triliun
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:33 WIB

PKKMB Unibrah 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tekankan Kejujuran sebagai Fondasi Kesuksesan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Maulid Nabi di Masjid Al-Muhajirin, Perkuat Syiar Islam dan Lestarikan Tradisi Baku Maulid

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Songsong Kepengurusan Baru, PD IPI Malut Siapkan Pelantikan 28 Agustus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Kabinet Sherly Berbenah, 4 Pejabat Eselon II dan 5 Eselon III–IV Dilantik

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Merah Putih Berkibar di Sofifi, Gubernur Sherly Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:05 WIB

32 Anggota Paskibraka Malut 2026 Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:39 WIB

Wagub Malut Respons Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pemprov Siapkan Koordinasi dengan Pertamina

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Malut Dukung Penyerahan Remisi Umum bagi 790 Warga Binaan

Berita Terbaru