Rembuk Akbar Satukan Tekad, “Markas” Resmi Dikukuhkan Kawal Perjuangan Kota Sofifi

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simbol dimulainya perjuangan, acara ditutup dengan penyerahan obor perjuangan oleh tokoh senior Irfan Soekoenay kepada Koordinator Markas, Muhammad Imam.

Simbol dimulainya perjuangan, acara ditutup dengan penyerahan obor perjuangan oleh tokoh senior Irfan Soekoenay kepada Koordinator Markas, Muhammad Imam.

SOFIFI – Malam penuh semangat menyelimuti Gedung Serbaguna Desa Balbar, Rabu (25/6), saat para sesepuh, tokoh masyarakat, dan pemuda dari berbagai elemen berkumpul dalam Rembuk Akbar “Sesepuh dan Tokoh Bacarita Kota Sofifi”. Agenda utama yang diusung: memperjuangkan peningkatan status Kota Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.

Suasana hikmat bercampur semangat kekeluargaan mengalir sepanjang acara. Para tokoh adat, tokoh agama, akademisi, pemuda, dan pemerhati pembangunan hadir dan menyatakan satu suara: Sofifi layak dan sudah saatnya berdiri secara administratif sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999.

Puncak rembuk akbar ini ditandai dengan lahirnya sebuah wadah perjuangan bernama Majelis Rakyat Kota Sofifi (Markas). Tim ini akan menjadi garda depan yang mengawal dan mengadvokasi status Sofifi, yang selama 25 tahun hanya menjadi bagian dari wacana tanpa realisasi konkret.

Baca Juga :  Korwil Pendidikan Oba Utara Gelar Acara Pelepasan dan Perpisahan ASN Purna Tugas

Secara aklamasi, forum menetapkan Muhammad Imam sebagai Koordinator dan Andry Teny sebagai Sekretaris. Struktur Markas juga diperkuat oleh deretan tokoh berpengaruh seperti Irfan Soekoenay, Mahfud Do Muhammad, Muhammad Alting, Djafar Alkatiri, Umar A Kadir, Ismail Khairun, Pendeta Portinatus Selong, Yus Maer, Karim, dan Amir Abdullah, serta sejumlah nama penting lainnya.

“Ini adalah gerakan kesadaran sosial. Perjuangan ini nyata, bukan sekadar simbolik. Kita tidak bisa terus menunggu. Sofifi punya hak untuk diakui secara penuh sebagai ibu kota,” tegas Muhammad Imam dalam sambutannya usai terpilih. Pria yang akrab disapa Maman ini menyebut perjuangan Markas akan dilakukan secara terbuka dan kolektif, membawa aspirasi masyarakat ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Kapolres Kepulauan Sula Apresiasi Masyarakat atas Kondusifitas Selama Pilkada

Rembuk akbar ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis: memperkuat komitmen kolektif masyarakat, membangun koordinasi dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, hingga Kesultanan, serta menggencarkan kampanye publik bahwa status ibu kota Sofifi adalah kepentingan seluruh rakyat Maluku Utara.

Sebagai simbol dimulainya perjuangan, acara ditutup dengan penyerahan obor perjuangan oleh tokoh senior Irfan Soekoenay kepada Koordinator Markas. Obor ini menjadi lambang penerang jalan panjang menuju pengakuan administratif Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi.

Kini, perjuangan telah dimulai. Dan Markas menjadi tanda bahwa suara Sofifi tak lagi bisa diabaikan.

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 593 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru