JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menyatakan komitmennya mendukung program nasional Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Program ini digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, saat melakukan audiensi bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, di Jakarta, baru-baru ini.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Ketua DPRD Sula Akham Gazali, Sekretaris Daerah Muchlis Soamole, Kepala Bappeda Sahjuan Fatgehipon, dan Kadis Sosial Umikalsum Suriansyah.
Bupti Fifian menekankan pentingnya Sekolah Rakyat sebagai solusi untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan inklusif.
“Sekolah Rakyat adalah program strategis yang dirancang untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil dan merata. Kepulauan Sula sangat membutuhkan program ini, karena masih banyak anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu yang belum bisa melanjutkan pendidikan,” ujar Bupati dua periode itu.
Pemkab Kepulauan Sula, kata Bupati, juga siap menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden.
Menanggapi hal itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik inisiatif Pemerintah Daerah. Ia juga menekankan bahwa di samping Sekolah Rakyat, setiap daerah—termasuk Kepulauan Sula—perlu menyediakan Rumah Singgah bagi masyarakat yang menjadi korban sosial, sebagai bagian dari perlindungan sosial yang lebih luas.
Program Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu menjadi tonggak penting menuju Indonesia Emas 2045, dengan menciptakan generasi cerdas dan berdaya saing dari seluruh pelosok negeri.






