Bupati Sula dan Mensos RI Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat untuk Anak Kurang Mampu

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, saat melakukan audiensi bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, di Jakarta membahas terkait sekolah rakyat untuk masyarakat kurang mampu.

Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, saat melakukan audiensi bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, di Jakarta membahas terkait sekolah rakyat untuk masyarakat kurang mampu.

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menyatakan komitmennya mendukung program nasional Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Program ini digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, saat melakukan audiensi bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, di Jakarta, baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Ketua DPRD Sula Akham Gazali, Sekretaris Daerah Muchlis Soamole, Kepala Bappeda Sahjuan Fatgehipon, dan Kadis Sosial Umikalsum Suriansyah.

Baca Juga :  Menteri Koperasi dan Wamen Desa Kunjungi Ibu Kota Sofifi, Canangkan Koperasi dan Desa Wisata

Bupti Fifian menekankan pentingnya Sekolah Rakyat sebagai solusi untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan inklusif.

“Sekolah Rakyat adalah program strategis yang dirancang untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil dan merata. Kepulauan Sula sangat membutuhkan program ini, karena masih banyak anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu yang belum bisa melanjutkan pendidikan,” ujar Bupati dua periode itu.

Pemkab Kepulauan Sula, kata Bupati, juga siap menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden.

Baca Juga :  STAI Babussalam Sula Cetak Alumni Unggul untuk Peradaban

Menanggapi hal itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik inisiatif Pemerintah Daerah. Ia juga menekankan bahwa di samping Sekolah Rakyat, setiap daerah—termasuk Kepulauan Sula—perlu menyediakan Rumah Singgah bagi masyarakat yang menjadi korban sosial, sebagai bagian dari perlindungan sosial yang lebih luas.

Program Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu menjadi tonggak penting menuju Indonesia Emas 2045, dengan menciptakan generasi cerdas dan berdaya saing dari seluruh pelosok negeri.

Berita Terkait

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Pegawai Apresiasi Keterbukaan, Dikbud Malut Kick Off Program 2026 dengan Anggaran Rp783 Miliar
Kelola Rp783 Miliar, Dikbud Malut Tancap Gas Program 2026, Fokus Akses Sekolah dan Tekan Putus Sekolah
Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu
Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:57 WIB

Pegawai Apresiasi Keterbukaan, Dikbud Malut Kick Off Program 2026 dengan Anggaran Rp783 Miliar

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46 WIB

Kelola Rp783 Miliar, Dikbud Malut Tancap Gas Program 2026, Fokus Akses Sekolah dan Tekan Putus Sekolah

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:47 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:15 WIB

Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:04 WIB

Gelar DKT, Balai Bahasa Malut Susun Modul Pembelajaran Bahasa Sawai di Halteng

Berita Terbaru