Gelar DKT, Balai Bahasa Malut Susun Modul Pembelajaran Bahasa Sawai di Halteng

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Bahasa Malut dan Pemkab Halteng melaksanakan DKT untuk penyusunan modul  Bahasa Daerah Sawai.

Balai Bahasa Malut dan Pemkab Halteng melaksanakan DKT untuk penyusunan modul Bahasa Daerah Sawai.

WEDA – Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara melaksanakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penyusunan Modul Pembelajaran Bahasa Daerah di Kabupaten Halmahera Tengah, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Halmahera Tengah dan merupakan tahapan kedua Program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD).

DKT dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Setda Kabupaten Halmahera Tengah, Husain Ali, S.E., Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara Nurul Istiqamallah, S.H., M.H., Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah, Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Halmahera Tengah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Peserta kegiatan berasal dari unsur Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan, Bidang Kebudayaan, Ketua Adat Sawai, Kepala Desa Sawai, praktisi bahasa Sawai, pengawas sekolah, perwakilan kepala sekolah SD dan SMP, guru, serta komunitas literasi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten I Husain Ali. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara atas upaya revitalisasi bahasa Sawai melalui kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah.

Baca Juga :  Semarak LKS SLB Maluku Utara 2025, Wujud Kesetaraan dan Pengakuan Talenta Disabilitas

“Pergeseran bahasa Sawai saat ini terjadi karena generasi muda mulai mencampuradukkan bahasa Sawai dengan bahasa Melayu yang telah menjadi lingua franca. Dengan adanya revitalisasi ini, kami berharap bahasa Sawai tetap hidup dan membersamai para penuturnya, baik di sekolah maupun di komunitas masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Nurul Istiqamallah yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara menjelaskan bahwa DKT merupakan tahapan penting dalam penyusunan rancangan modul pembelajaran bahasa daerah yang akan dikembangkan lebih lanjut pada tahapan berikutnya, yakni bimbingan teknis (bimtek) pengajar utama.

Ia menambahkan, modul pembelajaran yang disusun dalam DKT ini dirancang memuat enam materi, yang terbagi dalam dua jenjang pendidikan. Untuk jenjang SD, materi meliputi membaca puisi, tembang tradisi, dan mendongeng. Sementara jenjang SMP mencakup berpidato, menulis cerita pendek, dan komedi tunggal.

Baca Juga :  Pemprov Maluku Utara Ajak Masyarakat Hargai Hak Penyandang Disabilitas

DKT menghadirkan tiga narasumber, yakni Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah Muksin Ibrahim, S.Pd., yang memaparkan peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam pembelajaran bahasa daerah di tingkat SD dan SMP. Narasumber kedua, Aisa Sai, S.Pd., M.Pd.I, menyampaikan materi metode pembelajaran bahasa daerah dan implementasinya dalam penyusunan modul. Sedangkan narasumber ketiga, Purnaningsi Ishak, S.Pd., membahas teknis penyusunan modul ajar bahasa daerah.

Usai pemaparan materi, peserta dibagi ke dalam dua kelompok, yakni kelompok SD dan SMP. Masing-masing kelompok menyusun modul ajar sesuai jenjang pendidikan, kemudian mempresentasikan hasil diskusi untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan dari peserta lainnya.

Berita Terkait

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa
RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat
Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf
Pejuang Digital Hadir di Halmahera Utara, Dorong Literasi dan Numerasi Digital Sekolah
Harita Nickel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa 7,6 SR di Ternate, Fokus ke Batang Dua
Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi
Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB
Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa

Sabtu, 11 April 2026 - 20:23 WIB

RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat

Jumat, 10 April 2026 - 19:52 WIB

Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf

Selasa, 7 April 2026 - 15:22 WIB

Pejuang Digital Hadir di Halmahera Utara, Dorong Literasi dan Numerasi Digital Sekolah

Minggu, 5 April 2026 - 16:08 WIB

Harita Nickel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa 7,6 SR di Ternate, Fokus ke Batang Dua

Senin, 30 Maret 2026 - 16:21 WIB

Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:48 WIB

Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:28 WIB

Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi

Berita Terbaru