TIDORE – Hujan deras yang mengguyur Kota Tidore Kepulauan pada Jumat (19/9/2025) sore menyebabkan banjir di RT 1/RW 1 Kelurahan Bobo, Kecamatan Tidore Utara. Air mulai meluap sekitar pukul 17.00 WIT setelah sungai di sekitar permukiman tak mampu menampung debit air.
Sedikitnya tujuh rumah warga terdampak, sementara material lumpur menutupi badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas. Warga bersama aparat RT/RW berinisiatif membersihkan lumpur menggunakan alat seadanya agar kendaraan dapat melintas.
“Air deras dari gunung langsung turun ke jalan, bawa tanah dan batu kecil. Jalan jadi susah dilewati,” kata salah seorang warga.
Warga lainnya, Rajak, mengungkapkan banjir dan luapan lumpur sudah berulang kali terjadi sejak masa pemerintahan Wali Kota Achmad Mahifa hingga Capt. Ali Ibrahim. Menurutnya, pemerintah pernah meninjau langsung lokasi dan menjanjikan pembangunan saluran air, namun hingga kini belum terealisasi.
“Masalah ini sudah sering kami alami. Kalau bukan warga yang turun, jalan ini pasti lama sekali bersih. Kami berharap kali ini ada perhatian lebih serius,” ujar Rajak.
Hingga malam hari, genangan air di rumah warga mulai surut, namun sebagian ruas jalan raya masih tertutup lumpur. Kendaraan tetap dapat melintas dengan hati-hati. (*)






