Hujan Deras Picu Banjir dan Lumpur di Kelurahan Bobo Tidore Utara

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Kelurahan Bobo Kota Tidore Kepulauan, terlihat air memenuhi jalan raya.

Banjir di Kelurahan Bobo Kota Tidore Kepulauan, terlihat air memenuhi jalan raya.

TIDORE – Hujan deras yang mengguyur Kota Tidore Kepulauan pada Jumat (19/9/2025) sore menyebabkan banjir di RT 1/RW 1 Kelurahan Bobo, Kecamatan Tidore Utara. Air mulai meluap sekitar pukul 17.00 WIT setelah sungai di sekitar permukiman tak mampu menampung debit air.

Sedikitnya tujuh rumah warga terdampak, sementara material lumpur menutupi badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas. Warga bersama aparat RT/RW berinisiatif membersihkan lumpur menggunakan alat seadanya agar kendaraan dapat melintas.

Baca Juga :  Tak Becus Urus Lingkungan, Kadis Fahrudin Tukuboya "Hepi-Hepi" di Eropa

“Air deras dari gunung langsung turun ke jalan, bawa tanah dan batu kecil. Jalan jadi susah dilewati,” kata salah seorang warga.

Warga lainnya, Rajak, mengungkapkan banjir dan luapan lumpur sudah berulang kali terjadi sejak masa pemerintahan Wali Kota Achmad Mahifa hingga Capt. Ali Ibrahim. Menurutnya, pemerintah pernah meninjau langsung lokasi dan menjanjikan pembangunan saluran air, namun hingga kini belum terealisasi.

Baca Juga :  Dilingkari Rumput Belukar, RSUD Ir Soekarno Morotai Berpotensi Jadi Sarang Ular

“Masalah ini sudah sering kami alami. Kalau bukan warga yang turun, jalan ini pasti lama sekali bersih. Kami berharap kali ini ada perhatian lebih serius,” ujar Rajak.

Hingga malam hari, genangan air di rumah warga mulai surut, namun sebagian ruas jalan raya masih tertutup lumpur. Kendaraan tetap dapat melintas dengan hati-hati. (*)

Berita Terkait

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 15:50 WIB

Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Berita Terbaru