Tak Becus Urus Lingkungan, Kadis Fahrudin Tukuboya “Hepi-Hepi” di Eropa

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis DLH Malut, Fahrudin Tukuboya saat menonton pertandingan Real madrid VS Atlanta. (Sumber Foto: Tangkapan Layar Reels Facebook Fahrudin Tukuboya).

Kadis DLH Malut, Fahrudin Tukuboya saat menonton pertandingan Real madrid VS Atlanta. (Sumber Foto: Tangkapan Layar Reels Facebook Fahrudin Tukuboya).

MARASAI.iD – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara, Fahrudin Tukuboya, menuai kritik tajam atas kinerjanya yang dianggap tidak becus dalam menangani persoalan lingkungan.

Akibatnya, sejumlah lokasi di Halmahera Tengah mengalami banjir besar yang disebabkan oleh aktivitas tambang yang ugal-ugalan dan tidak terkendali.

Aktivitas pertambangan di wilayah tersebut telah merusak ekosistem secara signifikan, menyebabkan erosi, penurunan kualitas tanah, hingga hilangnya vegetasi pelindung.

Ketika hujan deras turun, aliran air yang tak terkendali mengakibatkan banjir di berbagai kawasan beberapa waktu lalu, terutama di Desa Lelilef dan sekitarnya.

Di tengah situasi darurat ini, bukannya bergerak cepat menyelesaikan masalah, Fahrudin Tukuboya justru dikabarkan sedang menikmati liburan di Eropa.

Baca Juga :  Rumah Kades Wailoba Diduga Dibakar OTK, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran

Lebih ironisnya, ia terlihat menghadiri pertandingan persahabatan antara Real Madrid dan Atalanta, alih-alih memberikan perhatian pada penanggulangan bencana di Maluku Utara.

Ketidakhadiran Kadis DLH di saat krisis lingkungan memunculkan kekecewaan dan kemarahan dari masyarakat Halmahera Tengah yang terdampak.

“Kami butuh aksi nyata dari pemerintah, bukan pejabat yang malah berlibur di luar negeri ketika bencana melanda,” ungkap seorang warga dengan nada kesal.

Sampai saat ini, belum ada tindakan konkret dari pihak berwenang berupa penyelidikan atau rekomendasi untuk mencegah dan menanggulangi banjir di masa mendatang.

Ketiadaan langkah pencegahan ini semakin memperparah kondisi masyarakat yang terdampak dan menambah panjang daftar masalah lingkungan yang tak terselesaikan.

Baca Juga :  Gunung Ibu Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1.000 Meter

Sejumlah aktivis lingkungan dan pemerhati kebijakan mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi kinerja Fahrudin Tukuboya dan memberikan sanksi tegas jika terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya.

Mereka juga menuntut penyelidikan menyeluruh terkait izin-izin tambang yang dianggap melanggar prinsip-prinsip kelestarian lingkungan.

Kejadian ini semakin memperjelas perlunya tindakan cepat dari pemerintah untuk menghentikan eksploitasi tambang yang merusak dan memperbaiki tata kelola lingkungan di Maluku Utara.

Namun, hingga kini, upaya tersebut seolah hanya tinggal wacana, sementara masyarakat harus terus berjuang menghadapi dampak dari bencana lingkungan yang seharusnya bisa dicegah.

Berita Terkait

DPRD Tidore Kepulauan Bahas Ranperda Inovasi Daerah 2026, Wali Kota Tekankan Budaya Perubahan
Disiplin Anggota DPRD Tidore Disorot, BK Siapkan Sanksi Bertahap
Pemkot Tidore Dukung Pembukaan Prodi Kedokteran Gizi dan Dokter Gigi oleh UMMU
BPBD Tidore Salurkan Bantuan untuk 767 Korban Gempa, Disertai Edukasi Kebencanaan
Tak Terima Diprotes, Kades Garojou Pukul Seorang Badan Syarah
Protes Insentif Dipotong Kades, Badan Syarah Garojou Aksi Bakar Jubah
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ketua KNPI Tidore Dorong Edukasi Anti-Kekerasan di Sekolah
Berita ini 178 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 16:02 WIB

DPRD Tidore Kepulauan Bahas Ranperda Inovasi Daerah 2026, Wali Kota Tekankan Budaya Perubahan

Senin, 11 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disiplin Anggota DPRD Tidore Disorot, BK Siapkan Sanksi Bertahap

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:38 WIB

Pemkot Tidore Dukung Pembukaan Prodi Kedokteran Gizi dan Dokter Gigi oleh UMMU

Senin, 4 Mei 2026 - 16:50 WIB

BPBD Tidore Salurkan Bantuan untuk 767 Korban Gempa, Disertai Edukasi Kebencanaan

Senin, 4 Mei 2026 - 16:05 WIB

Tak Terima Diprotes, Kades Garojou Pukul Seorang Badan Syarah

Senin, 4 Mei 2026 - 09:14 WIB

Protes Insentif Dipotong Kades, Badan Syarah Garojou Aksi Bakar Jubah

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:43 WIB

Ketua KNPI Tidore Dorong Edukasi Anti-Kekerasan di Sekolah

Berita Terbaru