Wujudkan Tidore Zero Stunting, Kepala Puskesmas Galala Lakukan Aksi Perubahan CHATTING JELITA

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapus Galala Rosmini Abd Kadir saat memaparkan aksi perubahan CHATTING JELITA.

Kapus Galala Rosmini Abd Kadir saat memaparkan aksi perubahan CHATTING JELITA.

MARASAI.iD – Masalah stunting menajdi isu nasional yang dihadapi oleh pemerintah pusat yang berupaya untuk menekan angka stunting di Indonesia, tak terkecuali di Provinsi Maluku Utara dan Kota Tidore Kepulauan.

Hal ini juga menjadi perhatian dari Kepala Puskesmas Galala Kota Tidore Kepulauan, Rosmini Abd. Kadir yang menjadi reformer aksi perubahan saat mengikuti PKA 3 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku Utara.

Kapus Galala ini mengangkat tema dengan judul Optimalisasi Peran Organisasi dan Mitra dalam Program Cegah Stunting dengan Jemput Layani Antar atau dengan akronim CHATTINGAN JELITA, yang dilaunching di Sofifi, Rabu (9/10/2024).

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Abdul Majid Dano, Kepala bidang pengembangan, Kompetensi dan Menejerial BPSDM, Saleh Ratulangi dan Coach, Abbas Adam.

Rosmini dalam paparannya menyebutkan, di wilayah kerjanya terdapat 16 kasus stunting, yang dihitung sejak awal Januari hingga September 2024, sehingga dengan aksi perubahan ini pihaknya akan langsung turun dan memberikan pertolongan medis.

Baca Juga :  Disnakertrans Malut Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan untuk Tingkatkan JKN

“Saya pantau masalah ini selalu meningkat sehingga kita perlu melakukan tindakan, sejak Januari hingga September sudah ditemukan 17 anak yang terkena stunting, satu sudah berhasil sembuh dan masih tersisa 16, namun masih ada kurang lebih 563 keluarga yang berpotensi stunting, sehingga ini menjadi perhatian kami, untuk turun langsung kepada mereka,” ucapnya.

Menurut Rosmini, langkah preventif juga dilakukan yaitu dengan melakukan pencegahan sejak usia para remaja putri sampai ibu hamil, dengan memberikan sosialisasi dan memperhatikan asupan makanan.

“Kita juga melakukan pengobatan kepada balita yang berpotensi stunting kita lakukan penanganan sehingga tidak terjadi gizi buruk,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Abdul Madjid Danodalam sambutannya memuji aksi perubahan yang dilakukan oleh Kapus Galala.

“Kami mendukung dan mengapresiasi aksi perubahan ini, karena ini juga sejalan dengan apa yang menjadi target Kota Tidore pada tahun 2025 akan masuk pada Zero stunting, artinya bahwa pada tahun itu tidak boleh lagi ada yang stunting dia Tidore dan langkah performer ini menjadi salah satu upaya untuk itu,” ujar Abdul Madjid.

Baca Juga :  HMI Komisariat Unibrah Gelar Bastra LK-1, Alumni di Sofifi "Turun Gunung"

Dia berharap agar apa yang dilakukan oleh reformer Rosmini yang juga Kapus Galala dengan inovasi-inovasi yang ada dapat menjadi inspirasi bagi kapus-kapus lain untuk diterapkan pada wilayah kerja masing-masing.

“Kita berharap akai perubahan ini dapat digunakan di wilayah Kota Tidore yang lain, dari Dinas tentu memberikan dukungan agar ini diterapkan di semua puskesmas dengan wilayah kerjanya,” harapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pihak sebagai mitra dari Kecamatan Oba Utara, kepala desa, lurah, pihak TNI/Polri, peserta PKA III dan sejumlah tim dari Puskesmas Galala.

Berita Terkait

Polda Malut Bangun Akses Pelosok Lewat Program Jembatan Merah Putih Presisi
Wagub Malut Respons Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pemprov Siapkan Koordinasi dengan Pertamina
Pemprov Malut Dukung Penyerahan Remisi Umum bagi 790 Warga Binaan
Satu Panggung Seribu Talenta, Cara Anak Muda Malut Rayakan Kemerdekaan Lewat Seni
Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Fasyah Takome Digelar, Pemprov Malut Siap Dukung Pembangunan
Wagub Sarbin Sehe dan PT Pupuk Indonesia Bahas Perbaikan Distribusi Pupuk Bersubsidi hingga Digitalisasi Penyaluran
Gubernur Sherly Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Tembus Rp3,4 Triliun
Gubernur Sherly Tinjau Persiapan Sanggar Baskara Tampil di Istana Negara pada HUT Ke-81 RI
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Polda Malut Bangun Akses Pelosok Lewat Program Jembatan Merah Putih Presisi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:39 WIB

Wagub Malut Respons Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pemprov Siapkan Koordinasi dengan Pertamina

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Malut Dukung Penyerahan Remisi Umum bagi 790 Warga Binaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Satu Panggung Seribu Talenta, Cara Anak Muda Malut Rayakan Kemerdekaan Lewat Seni

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Fasyah Takome Digelar, Pemprov Malut Siap Dukung Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Wagub Sarbin Sehe dan PT Pupuk Indonesia Bahas Perbaikan Distribusi Pupuk Bersubsidi hingga Digitalisasi Penyaluran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Gubernur Sherly Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Tembus Rp3,4 Triliun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gubernur Sherly Tinjau Persiapan Sanggar Baskara Tampil di Istana Negara pada HUT Ke-81 RI

Berita Terbaru

Kepala Pemerintahan Sulabesi Timur, Samsudin Koroy didampingi Kaur Keuangan, Aldi Wambes, salur BLT tahap II kepada warga.

SULA

Pemdes Sama Salurkan BLT DD Tahap II kepada 21 Warga

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:29 WIB