MARASAI.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Maluku Utara, Abdul Kadir Usman, menarik perhatian dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) atau Diklat Pim III yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Malut.
Dalam acara tersebut, Abdul Kadir memperkenalkan proyek inovatif bernama Cegah Kumuh, yang bertujuan untuk mencegah dan mempercepat penanganan kawasan perumahan kumuh di provinsi ini. Ia menggarisbawahi bahwa proyek ini bukan sekadar bagian dari pelatihan, melainkan solusi jangka panjang yang akan diterapkan di Dinas Perkim.
Abdul Kadir telah membentuk tim internal yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas, Restuina Irene Djafar, untuk merumuskan strategi implementasi proyek ini secara komprehensif. “Kami tidak ingin proyek Cegah Kumuh hanya menjadi tugas pelatihan, tetapi menjadi program kerja nyata yang mencakup jangka pendek hingga jangka panjang,” tegas Abdul Kadir pada Jumat (6/9/2024).
Proyek Cegah Kumuh bertujuan untuk menangani masalah kawasan perumahan kumuh yang sering menjadi sorotan di Maluku Utara. Abdul Kadir menjelaskan bahwa timnya sedang merancang konsep agar program ini dapat segera diterapkan di lapangan. “Kami berharap program ini bisa menjadi terobosan signifikan dalam mengurangi kawasan kumuh di Maluku Utara,” ungkapnya dengan penuh optimisme.
Diklat Pim III sendiri merupakan bagian dari Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Diklat Jabatan PNS, yang mewajibkan setiap PNS yang menduduki jabatan eselon III untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka melalui pelatihan ini.
Program pelatihan ini merupakan kesempatan penting bagi para pejabat eselon III untuk merumuskan proyek perubahan yang relevan dengan kebutuhan instansi mereka. Bagi Abdul Kadir, proyek Cegah Kumuh adalah jawaban terhadap tantangan yang dihadapi Dinas Perkim dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
“Kami merancang proyek ini agar mampu menjawab tantangan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Kami ingin menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” lanjut Abdul Kadir.
Dengan visi jangka panjang dan komitmen yang kuat, Abdul Kadir Usman dan timnya siap membawa perubahan besar dalam sektor perumahan dan pemukiman di Maluku Utara. Proyek Cegah Kumuh tidak hanya menawarkan solusi inovatif, tetapi juga harapan baru bagi warga yang tinggal di kawasan kumuh.








