WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN Kota Tidore Saat Apel di Halaman Kantor Wali Kota Tidore (foto : Humas Kota Tidore )

TIDORE — Kebijakan pemerintah pusat terkait program Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja berdampak pada menurunnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) di Kota Tidore Kepulauan. Sejumlah ASN bahkan masih memaknai kebijakan tersebut sebagai waktu libur.

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menerapkan WFA bagi ASN hanya pada Selasa hingga Kamis, mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIT. Sementara itu, pada pagi hari pukul 08.00 hingga 14.00 WIT, ASN tetap menjalankan Work From Office (WFO) atau bekerja dari kantor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas ASN cenderung terhenti setelah pukul 14.00 WIT. Para ASN kemudian memilih pulang ke rumah masing-masing.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tidore Kepulauan, Rusdy Thamrin, menegaskan bahwa pemaknaan WFA sebagai hari libur jelas bertentangan dengan aturan, sekaligus tidak sejalan dengan komitmen kepala daerah dalam menegakkan disiplin ASN.

Baca Juga :  Generasi Muda Timur Indonesia Bersatu, Angkat Harta Karun Kreatif Maluku Utara

“Program WFA ini bukan waktu libur. Jika setelah pukul 14.00 WIT masih ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan, ASN wajib kembali ke kantor untuk melayani,” ujar Rusdy, Senin (13/4/2026).

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan ragu memberikan sanksi berupa pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN yang tidak disiplin dan memiliki kinerja buruk.

Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 1 Tahun 2026 tentang TPP ASN.

Rusdy juga mendorong pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berinovasi dalam pengaturan jam kerja, termasuk menerapkan sistem kerja bergiliran (shift) guna menjaga produktivitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pengawasan Hewan Kurban di Tidore Diperketat, Pastikan Bebas Penyakit Jelang Idul Adha

“Pelayanan publik adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya OPD yang menangani layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan, tetapi seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan,” katanya.

Ia menegaskan, tidak boleh ada ASN yang menghambat pelayanan masyarakat dengan alasan menjalankan WFA.

Selain itu, Rusdy mengungkapkan masih banyak ASN yang tidak mengisi absensi, baik pada siang maupun sore hari. Padahal, dalam skema WFA, absensi wajib dilakukan tiga kali, yakni pagi, siang, dan sore.

“Pengawasan jam kerja dilakukan melalui absensi. Jika ASN tidak melakukan absen, TPP akan dipotong sebesar 2 persen,” ujarnya.

Selain penerapan WFA, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan juga menetapkan sistem kerja WFO penuh pada hari Senin, serta Work From Home (WFH) atau bekerja darir umah pada hari Jumat. (*)

Berita Terkait

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah
Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air
“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026
Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban
KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa
Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:29 WIB

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:18 WIB

Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:35 WIB

“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:49 WIB

Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas

Berita Terbaru