Jadi Guru Penggerak di Kepulauan Sula, Supiyono Diangkat Jabat Kepala Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 19 September 2023 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, M. Rizal Kailul. (doc: Am)

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, M. Rizal Kailul. (doc: Am)

SANANA– Menjadi satu-satunya guru penggerak di Kabupaten Kepulauan Sula, Supiyono Riyanto diberikan apresiasi oleh Pemerintah Daerah dengan diangkatnya menjadi Kepala Sekolah.

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, M. Rizal Kailul saat diwawancarai di ruang kerjanya. Selasa, (19/9/2023).

Menurutnya, Supiyono Riyanto merupakan satu-satunya Guru Penggerak yang ada di Kepulauan Sula.

“Di Kepulauan Sula, Guru Penggerak baru satu orang, yaitu Supiono Riyanto. Dan kemarin sudah diproses untuk diangkat menjadi Kepala Sekolah. Ini sudah menjadi program Pemerintah Pusat dalam rangka pengangkatan Kepala Sekolah. Karena pengangkatan Kepala Sekolah, harus memiliki sertifikat Guru Penggerak,” jelasnya.

Sementara, Supiono Riyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, tujuannya mengikuti Guru Penggerak bukan keinginannya menjadi Kepala Sekolah, melainkan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan di sekolah.

Baca Juga :  Festival Tunas Bahasa Ibu Maluku Utara Digelar di Ternate, Angkat Delapan Bahasa Daerah

“Perlu diketahui juga bahwa dalam proses pendaftaran, pendidikan Guru Penggerak selama 9 bulan sampai lulus sebagai Guru Penggerak, saya tidak memiliki tujuan untuk menjadi Kepala Sekolah, tapi saya mengaplikasikan pengetahuan dan pengalaman saya selama mendapatkan pelatihan Guru Penggerak kepada murid-murid di sekolah,” jelasnya.

Supiono bilang, setidaknya proses menjadi kepala sekolah ini bukan karena desakan dari Kemendikbud karena statusnya sebagai Guru Penggerak. Dari awal, sebenarnya proses untuk mengangkat Kepala Sekolah dari Guru Penggerak itu sudah dimuat dalam Permendikbud Nomor 40 Tahun 2022.

“Saya selesai pendidikan Guru Penggerak di bulan Oktober 2022. Tetap saya tidak pernah diperbincangkan. Saya diperbincangkan dan direncanakan diangkat menjadi Kepala Sekolah ini setelah ada informasi, kaatanya Kemendikbud memberikan desakan agar Guru Penggerak diangkat menjadi Kepala Sekolah,” bebernya.

Baca Juga :  STAI Babussalam Sula Gelar Wisuda Sarjana S1 Angkatan XI, Kukuhkan 88 Alumni

Supiono memaparkan, selain Permendikbud, Guru Penggerak juga memilki hak menolak menjadi Kepala Sekolah bila belum punya keinginan. Karena dalam materi pendidikan Guru Penggerak, ada dua materi utama. Pertama, materi tentang menjadi guru yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam proses pembelajaran terhadap peserta didik. Kedua, materi tentang menajemen dan pengelolaan pendidikan yang intinya menjadi pemimpin pendidikan.

Di akhir wawancara, Supiono mengaku, dirinya mau menjadi Kepala Sekolah apabila sekolah memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

“Saya mau menjadi Kepala Sekolah kalau sekolah yang saya tuju memilki sarana dan prasarana yang mendukung. Jika tempatkan saya di sekolah tanpa sarana dan prasarana yang tidak memdukung, maka akan menolak menjadi Kepala Sekolah,” pungkasnya.

Reporter: Am Teapon

Berita Terkait

Polda Malut Bangun Akses Pelosok Lewat Program Jembatan Merah Putih Presisi
Wagub Malut Respons Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pemprov Siapkan Koordinasi dengan Pertamina
Pemprov Malut Dukung Penyerahan Remisi Umum bagi 790 Warga Binaan
Satu Panggung Seribu Talenta, Cara Anak Muda Malut Rayakan Kemerdekaan Lewat Seni
Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Fasyah Takome Digelar, Pemprov Malut Siap Dukung Pembangunan
Wagub Sarbin Sehe dan PT Pupuk Indonesia Bahas Perbaikan Distribusi Pupuk Bersubsidi hingga Digitalisasi Penyaluran
Gubernur Sherly Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Tembus Rp3,4 Triliun
Gubernur Sherly Tinjau Persiapan Sanggar Baskara Tampil di Istana Negara pada HUT Ke-81 RI
Berita ini 514 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Polda Malut Bangun Akses Pelosok Lewat Program Jembatan Merah Putih Presisi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:39 WIB

Wagub Malut Respons Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pemprov Siapkan Koordinasi dengan Pertamina

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Malut Dukung Penyerahan Remisi Umum bagi 790 Warga Binaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Fasyah Takome Digelar, Pemprov Malut Siap Dukung Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Wagub Sarbin Sehe dan PT Pupuk Indonesia Bahas Perbaikan Distribusi Pupuk Bersubsidi hingga Digitalisasi Penyaluran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Gubernur Sherly Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Tembus Rp3,4 Triliun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gubernur Sherly Tinjau Persiapan Sanggar Baskara Tampil di Istana Negara pada HUT Ke-81 RI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Pemprov Maluku Utara Percepat Pembangunan Gudang BULOG untuk Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

Berita Terbaru