TERNATE – Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Maluku Utara pada 7–9 November 2025 di Kota Ternate.
Kegiatan ini merupakan ajang apresiasi bagi siswa dan guru yang telah mengimplementasikan pembelajaran bahasa daerah di sekolah maupun komunitas.
Festival tersebut akan menampilkan para pemenang terbaik dari FTBI tingkat kabupaten/kota yang menggunakan delapan bahasa daerah, yakni bahasa Ternate (Kota Ternate), bahasa Sula (Kabupaten Kepulauan Sula), bahasa Tobelo (Kabupaten Halmahera Utara), bahasa Buli (Kabupaten Halmahera Timur), bahasa Sahu (Kabupaten Halmahera Barat), serta bahasa Makian Dalam, Makian Luar, dan Bacan (Kabupaten Halmahera Selatan).
Para peserta akan menampilkan berbagai pertunjukan seni berbahasa daerah seperti membaca puisi, tembang tradisi, mendongeng, berpidato, dan komedi tunggal. Semua penampilan menggunakan bahasa daerah yang telah direvitalisasi sepanjang tahun 2025.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah.
“FTBI menjadi ruang bagi tunas-tunas baru, baik di tingkat kabupaten maupun kota. Kegiatan ini diharapkan menjadi penyemangat dalam mewarisi dan melestarikan bahasa daerah,” ujarnya.
Selain lomba dan pertunjukan, FTBI juga akan menampilkan produk prioritas dari UPT Kemendikdasmen, penampilan artis lokal, serta penyerahan penghargaan kepada pemerintah daerah yang berkontribusi dalam pelestarian bahasa daerah.
Acara ini terbuka untuk umum dan juga dapat disaksikan secara daring melalui kanal YouTube Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara.






