GP Ansor Soroti Fraksi DKI dan PKB yang Belum Bersikap soal Pemangkasan Tunjangan DPRD Tidore

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GP Ansor Kota Tidore, Jafar Noh Idrus.

Ketua GP Ansor Kota Tidore, Jafar Noh Idrus.

TIDORE – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tidore Kepulauan menyoroti sikap dua fraksi di DPRD Kota Tidore yang hingga kini belum menyatakan pendirian terkait rencana pengurangan tunjangan anggota dan pimpinan dewan.

Kedua fraksi tersebut adalah Fraksi Demokrat Karya Indonesia (DKI), gabungan Partai Demokrat, Golkar, dan Gerindra, serta Fraksi PKB yang merupakan gabungan Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua GP Ansor Kota Tidore, Jafar Noh Idrus, menilai alasan dua fraksi tersebut yang masih menunggu rapat internal menunjukkan ketidakseriusan dalam menyikapi tuntutan GP Ansor dan Fatayat NU.

“Sikap dua fraksi yang memilih no comment ini menunjukkan bahwa mereka lebih takut kehilangan penghasilan daripada memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Jafar, Rabu (3/9/2025).

Menurutnya, wakil rakyat seharusnya berani bersikap, baik secara fraksi maupun pribadi. “Kalau tidak bisa bersikap secara fraksi, kan bisa secara pribadi. Masa yang lain bisa bersikap pribadi, sementara mereka tidak. Ini kan aneh,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Sula Gandeng Bulog Kendalikan Harga Pangan

Jafar memberi contoh sikap dua anggota Fraksi Adem (PAN dan NasDem), yakni Mochtar Djumati (NasDem) dan Alifandi Risky (PAN), yang secara pribadi mendukung langkah Wali Kota meski belum ada keputusan resmi fraksi.

“Ketua Fraksi DKI dan Ketua Fraksi PKB seharusnya berkaca pada Mochtar Djumati dan Alifandi Risky. Meskipun fraksi mereka belum memutuskan, tapi keduanya tegas mendukung Wali Kota secara pribadi,” cetusnya.

Selain itu, GP Ansor juga mengapresiasi sikap Fraksi PDIP dan Ketua DPRD Tidore, Ade Kama, yang kini mendukung langkah Wali Kota Muhammad Sinen untuk memangkas tunjangan jumbo DPRD.

“Meski sebelumnya terlihat dilema dengan alasan regulasi, tapi sikap PDIP dan Ketua DPRD hari ini sudah mencerminkan keberpihakan kepada rakyat,” ungkap Jafar.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore: Anak adalah Kunci Masa Depan Bangsa

Ia menegaskan, GP Ansor bersama Fatayat NU tidak akan membiarkan Wali Kota berjuang sendiri. “Langkah tegas Wali Kota sudah sangat tepat. Anggaran tunjangan yang besar itu lebih baik dialihkan untuk kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Jafar juga mendesak Fraksi DKI dan PKB segera menggelar pertemuan internal dan mengumumkan sikap mereka ke publik sebelum pertemuan resmi DPRD dengan Pemkot Tidore.

“Persoalan tunjangan DPRD yang mencapai belasan miliar ini bukan lagi rahasia umum. Tidak perlu takut untuk bersikap di hadapan publik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rencana revisi tunjangan DPRD Tidore mencakup empat item, yakni:

 

Tunjangan Perumahan Rp4,4 miliar,

Tunjangan Transportasi Rp3,5 miliar,

Tunjangan Kesejahteraan Anggota dan Pimpinan Rp4,5 miliar,

Tunjangan Komunikasi Intensif Rp3,1 miliar.

Total nilai tunjangan tersebut mencapai Rp15,5 miliar per tahun.

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru