Forum Lintas Agama Pencinta Lingkungan Dibentuk, Muhammadiyah Dorong Kolaborasi Atasi Krisis Ekologis

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHKP PP Muhammadiyah membuat FGD dengan tokoh lintas agama di Ibu Kota Provinsi Maluku Utara di Sofifi.

LHKP PP Muhammadiyah membuat FGD dengan tokoh lintas agama di Ibu Kota Provinsi Maluku Utara di Sofifi.

SOFIFI – Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah bidang lingkungan menginisiasi forum diskusi kelompok terpumpun (FGD) lintas agama  untuk menjaring masukan terkait persoalan lingkungan hidup.

Kegiatan yang dihadiri tokoh lintas agama ini berlangsung di  Sofifi Ibu Kota Provinsi Maluku Utara, Selasa (1/7/2025).

Eko Cahyono dari LHKP PP Muhammadiyah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menggali solusi dari krisis lingkungan dengan pendekatan yang lebih inklusif, melibatkan tidak hanya kalangan akademisi tetapi juga tokoh-tokoh lintas agama.

Menurutnya, Muhammadiyah hadir tidak hanya untuk umat Islam, tetapi untuk semua umat manusia, sejalan dengan prinsip “rahmatan lil alamin”.

“Masukan dari tokoh lintas agama sangat penting, karena masalah lingkungan hidup tidak mengenal sekat agama. Kita ingin semua pihak punya ruang untuk menyampaikan pandangan, termasuk pengalaman mereka dalam menghadapi persoalan lingkungan di daerahnya,” kata Eko.

Baca Juga :  Rembuk Akbar Satukan Tekad, “Markas” Resmi Dikukuhkan Kawal Perjuangan Kota Sofifi

Dalam FGD tersebut, sejumlah isu utama mencuat, di antaranya persoalan penanganan sampah yang belum menjadi prioritas di tingkat pemerintah daerah, serta absennya Dinas Lingkungan Hidup yang seharusnya bertanggung jawab.

Peserta forum juga menyoroti ketidakadilan dalam distribusi manfaat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari perusahaan tambang, yang dinilai hanya menguntungkan desa-desa lingkar tambang, sementara dampak pencemaran air laut dan sungai menjangkau wilayah yang lebih luas.

Forum juga menyinggung fakta bahwa selama ini kritik terhadap kebijakan lingkungan dilakukan secara terpisah oleh masing-masing kelompok agama, seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan gereja, tanpa koordinasi yang solid. Namun dari forum ini justru muncul kesepahaman untuk membentuk wadah bersama.

Baca Juga :  Habiskan Rp 25 Miliar, Ujung Jembatan Kali Oba II Longsor Sebelum Digunakan

“Yang menginspirasi justru peserta sendiri. Mereka menyuarakan keinginan membentuk forum lintas agama pencinta lingkungan. Ini langkah maju yang membanggakan,” ujarnya.

Forum tersebut akhirnya menyepakati pembentukan Forum Komunikasi Lintas Agama Pencinta Lingkungan. Sebagai ketua forum, secara aklamasi terpilih Taufik Khare.

Eko menegaskan bahwa forum ini bukan untuk kepentingan politik, melainkan murni bertujuan membangun kolaborasi antaragama dalam pendidikan lingkungan, advokasi, hingga pemetaan kerusakan ekologis akibat aktivitas pertambangan.

Ke depan, forum ini akan disambungkan dengan berbagai lembaga di internal Muhammadiyah yang selama ini aktif di isu-isu lintas agama dan lingkungan.

Berita Terkait

ASN Tidore Diminta Dukung Pembatasan Aktivitas Pemerintahan Setiap Jumat
Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi
Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore
Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan
Polda Malut PTDH 21 Personel, Mayoritas Terlibat Disersi
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:52 WIB

ASN Tidore Diminta Dukung Pembatasan Aktivitas Pemerintahan Setiap Jumat

Jumat, 11 September 2026 - 13:59 WIB

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi

Kamis, 10 September 2026 - 12:01 WIB

Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore

Rabu, 9 September 2026 - 18:25 WIB

Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator

Rabu, 9 September 2026 - 18:22 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan

Senin, 7 September 2026 - 10:59 WIB

Polda Malut PTDH 21 Personel, Mayoritas Terlibat Disersi

Berita Terbaru