Wagub Tegaskan Seleksi PPPK Malut Sesuai Aturan

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe didampingi Plt Kepala BKD, Syam Sofyan.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe didampingi Plt Kepala BKD, Syam Sofyan.

MARASAI.iD – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pernyataan ini disampaikan usai memimpin rapat evaluasi bersama Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut, Syam Sofyan, di Kantor Eks Crisan, Ternate, Selasa (1/7/2025).

Dalam rapat tersebut, Sarbin mengungkapkan bahwa pihaknya membahas sejumlah isu strategis terkait pelayanan kepegawaian, seperti disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), hasil seleksi PPPK, hingga polemik tenaga honorer yang belum terakomodasi dalam rekrutmen terakhir.

Baca Juga :  Tidore Sabet Juara Umum, STQH XXVIII Maluku Utara Resmi Ditutup Gubernur Sherly Laos

“Pembahasan meliputi disiplin pegawai, seleksi PPPK yang baru saja selesai, serta isu seputar tenaga honorer yang belum lulus namun mempertanyakan hasil seleksi. Penjelasan dari BKD menyebutkan bahwa seluruh data peserta telah terekam dalam sistem BKN,” ujar Sarbin kepada awak media.

Ia menjelaskan, tenaga honorer yang tidak lulus pada seleksi PPPK tahap II umumnya disebabkan karena tidak tercantum dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), selain juga karena keterbatasan kuota formasi yang tersedia.

Baca Juga :  Pemkab Kepulauan Sula Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Umaloya

“Pada dasarnya semua yang masuk dalam sistem BKN, terutama yang telah lama mengabdi, sudah terakomodasi. Tapi kalau tidak diinput oleh OPD ke dalam sistem, secara otomatis mereka tidak tercatat dan tidak bisa ikut seleksi,” tegasnya.

Sarbin berharap ke depan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih cermat dalam mendata tenaga honorer agar tidak ada yang tertinggal dalam proses seleksi ASN.

Berita Terkait

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:53 WIB

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 15:50 WIB

Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Berita Terbaru