Krisis BBM Ancam Pendapatan Daerah Sektor Perikanan, Nelayan Morotai Terancam Mogok Melaut

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifitas nelayan di Morotai, sebagai salah satu penghasil ikan terbaik di Maluku Utara, dengan komoditi unggulan ikan tuna.

Aktifitas nelayan di Morotai, sebagai salah satu penghasil ikan terbaik di Maluku Utara, dengan komoditi unggulan ikan tuna.

MARASAI.iD – Pendapatan daerah dari sektor perikanan di Pulau Morotai, Maluku Utara, terancam menurun akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dikeluhkan para nelayan. Kelangkaan ini membuat aktivitas melaut terganggu dan nelayan terancam mogok jika persoalan tidak segera diatasi.

Nelayan Desa Sangowo, Morotai Timur, mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi dalam beberapa pekan terakhir. Mereka menyebut, ketatnya pengawasan penyaluran BBM justru menyulitkan nelayan dalam memperoleh bahan bakar yang menjadi kebutuhan utama untuk melaut.

“Kami ini nelayan, Torang mangael (melaut) so Lala (susah). Kalau aturannya kami harus ambil BBM sendiri di Daeo, lebih baik jangan melaut sekalian. Harga ikan juga belum dibayar, lalu uang dari mana kami bisa beli minyak? Pertamax pun sekarang sudah tidak bisa dibeli di Pertamina,” keluh seorang nelayan yang akrab disapa Ai Lobi.

Baca Juga :  Jejak Para Pejuang Maluku Utara: Napak Tilas Menyambut 26 Tahun Provinsi

Para nelayan sebelumnya merasa terbantu dengan keberadaan para suplaer BBM yang telah menyediakan bahan bakar langsung di titik-titik nelayan. Namun kini, para suplaer tidak lagi bisa menyalurkan BBM karena depot minyak mulai kosong akibat pihak Pertamina tak lagi melayani mereka.

Seorang suplaer yang enggan disebut namanya menyebutkan, jarak antara Daeo dan Sangowo sangat jauh dan menyulitkan nelayan untuk mengurus BBM sendiri.

“Kasihan nelayan, sudah capek melaut, baru harus urus minyak lagi ke Daeo. Selama ini kami bantu agar mereka fokus melaut. Kalau dua hari tidak dapat ikan, dari mana uang untuk beli BBM? Kami berharap Dinas Kelautan dan Perikanan serta pihak terkait bisa segera berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Antrean Panjang di Pelabuhan Speed Boat Mangga Dua, Ratusan Penumpang Tertahan Akibat Kelangkaan BBM

Nelayan juga berharap DPRD Pulau Morotai tidak tutup mata terhadap kesulitan mereka. “Harapan kami DPRD bisa memperhatikan nasib nelayan. Kalau DPR saja tidak peduli, kepada siapa lagi kami berharap?” tambah Ai Lobi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penyelesaian krisis BBM yang dikeluhkan para nelayan.

Berita Terkait

Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan
HUT ke-27 Sofifi: Hiburan, Komunikasi Publik, dan Makna Perayaan bagi Masyarakat
FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah
Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak
Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:29 WIB

HUT ke-27 Sofifi: Hiburan, Komunikasi Publik, dan Makna Perayaan bagi Masyarakat

Senin, 21 September 2026 - 11:11 WIB

FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:53 WIB

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Berita Terbaru