Progres Lambat, Proyek Jembatan SP3 Desa Morodadi Diduga Bermasalah

- Jurnalis

Senin, 13 Januari 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak pembangunan jembatan yang belum selesai.

Nampak pembangunan jembatan yang belum selesai.

MARASAI.iD – Proyek pembangunan jembatan di SP3 Desa Morodadi, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menjadi sorotan publik akibat progres pengerjaan yang lambat hingga Januari 2025.

Proyek yang dimenangkan oleh CV Ariya Duta Perkasa pada 14 Mei 2024 dengan nilai kontrak mencapai Rp900 juta ini belum menunjukkan perkembangan yang memadai meski waktu pekerjaan sudah cukup lama.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa progres pengerjaan baru sebatas pengecoran bentangan dan fondasi jembatan, sementara lantai jembatan belum dikerjakan sama sekali.

Terlihat pembangunan jembatan yang belum selesai.

Seorang staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Pulau Morotai yang ditemui di lokasi menjelaskan bahwa proyek ini telah mendapatkan adendum waktu selama 50 hari. Dengan perpanjangan tersebut, target penyelesaian kini ditetapkan pada 9 Februari 2025.

Baca Juga :  Barikade Kota Tidore Kepulauan Desak Gubernur Bayar Dana Bagi Hasil, Ultimatum Aksi Boikot di Sofifi

“Adendum 50 hari kerja ini membuat target penyelesaian bergeser ke tanggal 9 Februari 2025,” jelasnya.

Keterlambatan proyek ini, menurutnya, disebabkan oleh kondisi force majeure berupa banjir yang melanda lokasi proyek selama hampir satu bulan.

“Pekerjaan sempat tertunda hampir satu bulan karena banjir. Oleh karena itu, pihak pelaksana meminta tambahan waktu,” tambahnya.

Baca Juga :  Nelayan Morotai Serbu Kapal Penyerobot Wilayah Tangkap, Pemerintah dan Penegak Hukum Diminta Serius

Meski demikian, lambannya pengerjaan proyek bernilai hampir Rp1 miliar ini memicu kekhawatiran warga. Mereka berharap jembatan segera selesai agar mobilitas dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Sementara itu, Kepala Dinas PU-PR Pulau Morotai, Hairil Hi. Hukum, belum memberikan tanggapan atas masalah ini. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak membuahkan hasil, dan pesan yang dikirim hanya terlihat tercentang satu, memunculkan dugaan bahwa nomor kontak wartawan telah diblokir.

Warga setempat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera memberikan solusi agar proyek ini dapat dirampungkan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Penulis : Maulud Rasai

Editor : Ong

Berita Terkait

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 15:50 WIB

Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Berita Terbaru