Pemkab Kepulauan Sula Tinjau Lokasi Banjir di Desa Nahi, Turunkan Excavator

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah, Muhlis Soamole Tinjau Lokasi Banjir.

Sekretaris Daerah, Muhlis Soamole Tinjau Lokasi Banjir.

SANANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda Desa Nahi, Kecamatan Sulabesi Barat, pada Minggu (29/6/2025) sore.

Peninjauan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muhlis Soamole, didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kunjungannya, Sekda Muhlis mengimbau warga agar tetap siaga terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengimbau kepada warga Desa Nahi agar tetap waspada karena cuaca buruk. Semoga kehadiran alat berat ini bisa membantu membersihkan lokasi banjir, khususnya di Kali Wai Iha,” ujarnya.

Baca Juga :  Disnakertrans Malut Bantah Tuduhan SBGN, Sebut Pernyataan Sofyan Abubakar Fitnah dan Tak Berdasar

Sebagai bentuk respon cepat, Pemkab juga menurunkan satu unit excavator untuk membantu proses pembersihan material banjir yang menghambat aliran sungai.

Sementara itu, Kepala Desa Nahi, Fahri Bilmona, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Sula yang telah merespons cepat dan meninjau langsung lokasi terdampak.

Baca Juga :  Progres Lambat, Proyek Jembatan SP3 Desa Morodadi Diduga Bermasalah

“Banjir ini bukan yang pertama kali terjadi. Sudah berulang kali dan kali ini menyebabkan empat rumah warga mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Kami berharap dengan bantuan alat berat ini, pembersihan bisa tuntas dan tidak ada banjir susulan saat hujan turun lagi,” harapnya.

Berita Terkait

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Berita Terbaru