Pemkab Pulau Morotai Dinilai Ingkar Janji, Hak ASN dan Gaji P3K Belum Dibayarkan

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi belum terima gaji.

Ilustrasi belum terima gaji.

MARASAI.iD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai kembali disorot terkait belum dibayarkannya hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) hingga Rabu (8/1). Janji manis yang sebelumnya disampaikan oleh pemerintah daerah dinilai hanya sebatas retorika tanpa realisasi.

Etno, salah satu perwakilan ASN, menyatakan bahwa Dinas Keuangan berdalih adanya kendala sistem sebagai alasan keterlambatan pembayaran. Namun, menurutnya, alasan tersebut terasa janggal mengingat gaji anggota DPRD justru telah dicairkan secara manual.

“Kenapa gaji anggota DPRD bisa dicairkan manual, tetapi kami ASN tidak diperlakukan sama? Apakah Pj Bupati, Sekda, dan Kadis Keuangan menunggu kami ASN dan P3K turun melakukan demonstrasi dulu? TPP kami sudah lima bulan belum dibayarkan, sekarang gaji juga ditahan lagi,” ujar Etno melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.

Baca Juga :  Pegawai BPKAD Malut Diduga jadi Korban Pungli untuk Biayai DWP

Senada dengan itu, mantan anggota DPRD Morotai, Basri Rahaguna, turut angkat bicara. Ia mendesak Pj Bupati agar segera menyelesaikan permasalahan ini demi kesejahteraan ASN dan P3K.

“Pj Bupati yang tidak terhormat, tolong bayar hak-hak ASN dan P3K yang belum terbayarkan. Jangan tunggu sampai terjadi keributan baru mulai bertindak dengan adegan lapor sana-sini ke polisi,” tegas Basri.

Baca Juga :  Wagub Tegaskan Seleksi PPPK Malut Sesuai Aturan
Screenshot status FB Basri Rahaguna

Basri juga menekankan pentingnya keadilan dalam pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah agar ASN dan P3K tidak terus-menerus menjadi korban ketidakjelasan anggaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemkab Pulau Morotai terkait keterlambatan pembayaran hak ASN dan gaji P3K. Para ASN dan P3K berharap pemerintah segera memberikan kejelasan dan menyelesaikan permasalahan ini secepatnya.

 

Penulis : Aby

Editor : Ong

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru