MARASAI.iD — Petani di Desa Sangowo Timur, Kabupaten Pulau Morotai, mengeluhkan belum tersalurkannya program Ketahanan Pangan (KETAPANG) yang dianggarkan melalui dana desa sejak Mei 2024. Hingga saat ini, bantuan tersebut belum juga diterima oleh petani setempat.
Berdasarkan hasil koordinasi antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dengan Pemerintah Desa Sangowo Timur, diketahui bahwa anggaran sebesar Rp34.000.000 sudah dicairkan sejak Mei 2024 melalui dana desa.
Salah satu perwakilan pemerintah desa berinisial LS mengungkapkan bahwa persoalan ini muncul karena kurangnya koordinasi antara DPMD dan pihak desa. Menurutnya, jika koordinasi berjalan baik, masalah ini tidak akan terjadi.
“Anggaran ini sudah dicairkan, namun hingga kini belum ada realisasi. Jika DPMD melakukan koordinasi yang baik dengan kami, maka dana ini pasti sudah dimanfaatkan dengan benar. Kami heran, mengapa desa lain bisa langsung membelanjakan anggaran tersebut, sedangkan Desa Sangowo Timur justru menghadapi kendala ini,” ujar LS.
LS juga menyoroti peran kontraktor yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program ini. Hingga saat ini, pihak kontraktor tidak dapat dihubungi untuk dimintai kejelasan terkait keterlambatan penyaluran bantuan.
Pemerintah desa berharap DPMD dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan ini agar bantuan ketahanan pangan dapat segera dinikmati oleh para petani di Desa Sangowo Timur.
Penulis : Aby
Editor : Ong






