Jembatan Love di Pulau Dodola Morotai Rusak Parah, Daya Tarik Wisata Terancam

- Jurnalis

Sabtu, 4 Januari 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi terkini Jembatan Love Dodola Morotai.

Kondisi terkini Jembatan Love Dodola Morotai.

MARASAI.iD – Kondisi Jembatan Love, salah satu ikon wisata Pulau Dodola di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kini memprihatinkan. Jembatan yang dulunya menjadi daya tarik utama wisatawan untuk menikmati panorama matahari terbenam dan berfoto, kini tak lagi dapat dilalui akibat kerusakan parah pada tiang penyangga dan lantai kayunya.

Pulau Dodola, yang dikenal dengan keindahan pantai pasir putih dan pesona alamnya, merupakan salah satu destinasi unggulan Morotai. Namun, kerusakan fasilitas ini dikhawatirkan akan berdampak pada daya tarik wisata pulau tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung pada Sabtu, 4 Januari 2025, jembatan sepanjang kurang lebih 100 meter yang dibangun pada tahun 2019 di era kepemimpinan Bupati Benny Laos, sudah dalam kondisi tak layak pakai.

Baca Juga :  ASN Provinsi Malut Belum Terima Gaji, Pegawai: "Mungkin ini Masih Tanggal 46 Desember"

Seorang pengunjung menyoroti kualitas material yang digunakan pada konstruksi jembatan tersebut. “Material kayu yang digunakan tampaknya tidak berkualitas. Sebagai perbandingan, ada jembatan lain di Pulau Dodola yang dibangun dengan material serupa di tahun yang sama, namun kondisinya masih baik,” ujarnya.

Kondisi jembatan rusak parah dan tak layak pakai.

Jembatan Love, bersama fasilitas lain seperti cottage dan jalan setapak, dibangun pada 2019 di bawah pengawasan almarhumah Nona Duwila, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Saban Lanoni, mengakui kerusakan yang terjadi cukup parah. “Iya, kalau khusus Jembatan Mangrove dan Jembatan Love, kerusakannya memang sudah cukup parah,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Meski tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran pembangunan Jembatan Love, Saban memastikan pihaknya telah mengusulkan anggaran rehabilitasi untuk tahun 2025. “Kita sudah usulkan untuk tahun ini, tapi masih menunggu Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk bisa direalisasikan,” jelasnya.

Kerusakan ini menjadi perhatian serius, mengingat potensi besar Pulau Dodola sebagai ikon pariwisata Morotai. Diharapkan perbaikan fasilitas ini dapat segera direalisasikan agar sektor pariwisata di Pulau Dodola kembali bergeliat dan menarik minat wisatawan.

 

Berita Terkait

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 15:50 WIB

Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Berita Terbaru