TIDORE — Dukungan terhadap skuad sepak bola kebanggaan masyarakat Tomagoba, Garuda Tomagoba, terus mengalir jelang tampil di ajang Gurabati Open Tournament (GOT) 2026. Kali ini, dukungan datang dari pengusaha muda asal Tomagoba, Fahrul atau yang akrab disapa Abang Ul, melalui brand usahanya, Gefa.
Komitmen dukungan tersebut ditandai dengan penyerahan dana sponsorship secara langsung dari Abang Ul kepada Bendahara Tim Garuda Tomagoba, Sri, dalam suasana penuh kehangatan di salah satu unit Rumah Makan Gefa di kawasan Pantai Tugulufa, Tidore, Selasa (19/5).
Gefa sendiri merupakan usaha lokal yang tengah berkembang pesat di berbagai sektor, mulai dari rumah makan, toko tani, pet shop, penyedia ayam potong, jasa titip (jastip), hingga vape shop.
Bagi Abang Ul, dukungan terhadap Garuda Tomagoba bukan sekadar sponsorship, melainkan bentuk kepedulian terhadap perkembangan bakat generasi muda di kampung halamannya.
“Saya berharap Garuda Tomagoba bisa tampil maksimal, kompetitif, dan memberikan yang terbaik di Gurabati Open Tournament 2026. Atas nama pribadi dan manajemen Gefa, kami siap terus mendukung jika dibutuhkan demi kemajuan tim ke depan,” ujar Abang Ul.
Dukungan tersebut pun mendapat apresiasi dari manajemen Garuda Tomagoba. Bendahara tim, Sri, menyebut kolaborasi ini menjadi contoh positif bagi pelaku usaha lokal lainnya agar ikut berkontribusi dalam pengembangan potensi pemuda daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gefa dan Abang Ul atas dukungan yang luar biasa ini. Semoga langkah ini bisa menginspirasi pengusaha ‘anak kampung’ lainnya untuk ikut peduli terhadap pengembangan minat dan bakat generasi muda, bukan hanya di sepak bola, tetapi juga bidang lainnya,” ungkap Sri.
Ia juga berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak di musim-musim mendatang.
Dengan adanya dukungan sponsorship ini, manajemen, pelatih, dan pemain Garuda Tomagoba kini semakin fokus mematangkan persiapan menghadapi Gurabati Open Tournament 2026, kompetisi sepak bola paling bergengsi di Maluku Utara.







